Tip Merawat Motor Tua Ala Bengkel EJM
Reporter: Wisnu Andebar
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 4 Maret 2019 08:24 WIB
Bengkel spesialis Honda CB 100 yang bertempat di kawasan Lebak Bulus, Eka Jaya Motor. TEMPO/ Wisnu Andebar
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Merawat motor tua tentunya butuh perhatian lebih. Seperti yang dikatakan Eko Trileksono, pemilik bengkel spesialis motor tua, Eko Jaya Motor (EJM), yang penting telaten jangan jorok, dalam artian perawatannya jangan sembarangan, penggantian oli harus teratur.

 

"Kalau kondisi motor sudah direstorasi dan sehat, perawatan sama seperti motor-motor baru, paling ganti oli saja," ujarnya kepada Tempo di bengkel EJM, Lebak Bulus pada Minggu, 3 Maret 2019.

Baca: Biaya Restorasi Honda CB100 hingga Apik di Bengkel EJM Rp 28 Juta

Penggantian oli biasanya dihitung per bulan. Karena menurut Eko, motor tua rata-rata sudah tidak pakai speedometer, misalnya ganti olinya sebulan sekali.

Masalah yang paling sering dialami motor tua biasanya pada bagian kelistrikan, dari penyuplai listrik di bagian spul. "Kalau motor tua itu sih yang utamanya," katanya.

Part paling susah dicari menurut dia bisa hampir semua. "Perbandingannya, ada 4 merek yang sama-sama motor tua, misalnya kalau dilepas terdapat 50 item sparepart, nah itu biasanya part yang susah hampir setengahnya, atau 25 item, kata Eko.

Baca: Ini Ubahan Honda CB100 Gelatik ala Film Dilan

 
Jadi kalau bicara part original, mulai dari knalpot, jok, itu sudah susah dicari. Sehingga tidak bisa mengklaim bahwa salah satu merek spare partnya susah dicari.
Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi