Dugaan Manipulasi Data Emisi Mesin Diesel, Porsche Didenda
Reporter: Gooto.com
Editor: Atalla Suwarmo Soefeno
Sabtu, 11 Mei 2019 11:02 WIB

GOOTO.COM, Jakarta - Porsche didenda 460 juta poundsterling terkait dengan kasus emisi mesin diesel. Kasus ini bisa menjadi indikasi akan berakhirnya mesin diesel di mobil sport. Pabrikan otomotif lain juga dikenakan denda karena telah mellangar peraturan emisi. Informasi terkini Fiat Chrysler Automobiles wajib membayar hingga US$ 3.075 sebagai pembayaran kompensasi untuk perangkat lunak pengendali emisi yang salah di beberapa kendaraannya. 

Baca: Tiga Varian Mobil Listrik Porsche Taycan Segera Meluncur ...

Produsen mobil Jerman ini mengatakan secara komphrehensif telah melunasi proses pembayaran denda dan administrasi dari Kantor Jaksa Penuntut Umum. Dengan denda total sebesar € 535 juta (atau £ 460 juta pada nilai tukar saat ini), di mana € 4 juta untuk pelanggaran lalai tugas oleh Porsche AG dan pungutan manfaat ekonomi dalam jumlah € 531 juta.

Porsche tidak memiliki rencana untuk mengajukan banding terhadap masalah kasus tersebut.Ini dikarenakan hasil investigasi menunjukkan bahwa pelanggaran tersebut akibat kelalaian.Utamanya dari tugas pengawasan di departemen divisi untuk pengujian kendaraan,berhubungan dengan gas emisi. Akibat tidak sesuai dengan aturan telah ditentukan.

Baca:Selain Vanessa Angel, Ini 5 Artis Pemilik Mobil Mewah Porsche ...

Mei tahun lalu, KBA (Biro Federal Kendaraan Bermotor Jerman) mengumumkan temuannya bahwa mesin diesel Porsche Euro 6 dilengkapi dengan perangkat manipulasi gas emisi yang dapat mengurangi dilaporan nilai angka gas buang. 

Pada musim gugur 2018, Porsche mengumumkan akan menarik semua mesin diesel mereka, setelah mengakui manipulasi software tersebut telah merusak reputasi merek mereka. Pembuat mobil sport ini menarik lebih dari 60.000 SUV untuk memperbaiki masalah perangkat lunak yang terkait dengan sistem pengendalian emisi. Dalam siaran pers terbarunya, Porsche mengatakan "tidak pernah mengembangkan dan memproduksi mesin diesel," dan "menyimpulkan prosesnya adalah langkah penting lainnya untuk mengakhiri mesin diesel."

MOTOR1


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi