Masyarakat Bawah Pecinta Sepeda Paling Dirugikan karena Onderdil Langka
Reporter: Wira Utama
Editor: Jobpie Sugiharto
Selasa, 4 Agustus 2020 21:04 WIB
Warga bersepeda melintasi kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

GOOTO.COM, Jakarta - Kelangkaan spareparts alias onderdil sepeda terjadi setidaknya dalam tiga bulan terakhir, terutama sepeda kelas menengah ke bawah.

"Hampir semua parts sepeda, terutama groupset (kumpulan komponen) kelas menengah ke bawah sulit didapat," ujar Suwanto alias Iwe, pemilik usaha Bengkel Sepeda Panggilan di Jabodetabek, pada Ahad lalu, 2 Juli 2020.

Onderdil yang sulit didapat mulai dari aksesoris hingga kumpulan komponen dasar (gruupset) sepeda seperti shifter, tuas rem, brake calipers, derailleur, rantai, dan cassette.

Berbeda dengan groupset dengan kualitas high end atau kelas menengah ke atas yang masih tersedia di sejumlah toko dan bengkel.

"Kalau kelas menengah ke atas, ada tapi harga makin mahal."

Adapun merek spareparts sepeda yang beredar di pasar Indonesia selama ini antara lain Shimano, SRAM, dan Campagnolo. Ketiga merek tersebut masing-masing memiliki tingkatan kualitas.

Suwanto alias Iwe menerangkan kelangkaan onderdil alias suku cadang sepeda selama ini antara lain dipicu tren musiman sepeda yang meningkat drastis di tengah pandemi Covid-19. Namun, menurut dia, fenomena itu tidak akan berlangsung lama.

"Kalau misalnya musiman ini sudah lewat, saya harap spareparts sudah tidak langka lagi. Kalau pun harus mahal," ucap Iwe.

#Sepeda
#Onderdil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi