BMW Group Perbanyak R&D Center di Cina
Reporter: Gooto.com
Editor: Kusnadi Chahyono
Sabtu, 22 Juli 2023 11:00 WIB
Peresmian BMW Group R&D Center Shanghai, 18 Juli 2023. (Foto: BMW)
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, JakartaBMW menghadirkan digital user experience terbaru di di Cina dengan fokus pada interaksi manusia-mesin dan integrasi perangkat keras-perangkat lunak. Dari R&D hingga validasi, BMW telah membangun e-mobility R&D footprint terbesarnya di luar Jerman di Tiongkok. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di China, untuk Dunia: BMW Group Tech Office Asia-Pacific di Shanghai berfokus pada pencarian teknologi dari teknologi dan inovasi canggih.

Pada 18 Juli kemarin, BMW Group semakin memperluas jejak R&D-nya di Cina dengan pembukaan R&D Center terbaru di Shanghai. Adapun Cina sudah menjadi rumah bagi sistem R&D terbesar BMW Group di luar Jerman, dengan lokasi di Beijing, Shanghai, Shenyang, dan Nanjing.

Fasilitas BMW Group R&D Center Shanghai. (Foto: BMW)

BMW saat ini telah membangun kompetensi R&D yang lengkap dan kemampuan pengembangan perangkat lunak untuk pengembangan ICV full-stack di Cina, menempatkan perusahaan pada posisi yang sempurna untuk lebih jauh menerapkan strateginya.

“NEUE KLASSE dari BMW akan mendefinisikan ulang kenikmatan berkendara. Dengan produk menarik dan pengalaman mobilitas premium kami, BMW Group menggerakkan tubuh, hati, dan pikiran yang diberdayakan oleh digitalisasi. R&D Center baru kami dan peningkatan R&D BMW China akan memungkinkan kami untuk mencapai dorongan kompetensi yang nyata,” ujar Mr. Frank Weber, Member of the Board of Management of BMW AG, Development.

Peresmian BMW Group R&D Center Shanghai, 18 Juli 2023. (Foto: BMW)

“Dalam tiga tahun terakhir, kami telah melipatgandakan kekuatan kami di Cina. Saat ini, lebih dari 3.200 desainer dan insinyur, NEV, dan spesialis perangkat lunak menciptakan inovasi terdepan dalam kerja sama erat dengan pemain teknologi Cina, perusahaan rintisan (start-up), mitra lokal, serta akademisi. Cina adalah tempatnya. Ke depan, akan ada lebih banyak ahli Cina di organisasi R&D kami di seluruh dunia,” ujar Mr. Frank Webber.

Strategi R&D dan pola pikir inovasi yang berorientasi masa depan telah menjadi inti dari kebangkitan BMW Group ke posisi kepemimpinannya di industri otomotif global. Perusahaan membuka FIZ, R&D Center yang terkenal di Munich pada tahun 1990. Saat ini, jaringan R&D BMW Group mencakup 17 negara. Cina telah membangun jaringan R&D dan inovasi terbesar di luar Jerman, dengan fasilitas dan proses setara kantor pusat dan berbagai kemitraan inovasi.

Pilihan Editor: Digital Key Plus BMW Kini Bisa di Smartphone Android

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi