Renault Gandeng Pabrikan Cina untuk Kembangkan Mesin Hybrid
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Selasa, 4 Juni 2024 07:00 WIB
Logo perusahaan otomotif yang bermarkas di Prancis, Renault 29 Mei 2020. Seruan menggema di seluruh dunia Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai protes atas dipertontonkannya kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis. REUTERS/Yves Herman
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Renault menggandeng pabrikan mobil Cina, Geely untuk mengembangkan mesin pembakaran dan hybrid. Tujuan kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing bisnis otomotif lama mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dilansir dari laman Reuters hari ini, Senin, 3 Juni 2024, kerja sama Renault dan Geely bertujuan mengembangkan mesin bensin dan sistem hybrid yang lebih efisien, seiring dengan peningkatan investasi pada pembangkit listrik rendah emisi sebagai respons terhadap melambatnya penjualan kendaraan listrik.

"Kombinasi berbagai teknologi powertrain diperlukan untuk mencapai dekarbonisasi yang sukses di dunia, di mana lebih dari separuh kendaraan yang diproduksi diperkirakan masih mengandalkan mesin pembakaran pada tahun 2040," tulis Renault dan Geely dalam pernyataan resminya.

Usaha patungan ini adalah bagian dari strategi Renault untuk tetap bersaing melawan pesaing yang lebih besar. Dengan menandantangani kerja sama ini, Renault diharapkan dapat mengurangi biaya dan mengakses pasar baru.

Dalam mengembangkan bisnis mesin pembakaran internalnya, Renault berencana untuk fokus pada kendaraan listrik. Ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran Renault yang juga melibatkan perombakan aliansinya yang telah berusia puluhan tahun dengan Nissan.

Bagi Geely, kesepakatan ini memperluas pola membangun kemitraan untuk memperluas jangkauannya ke luar Tiongkok. Geely sebelumnnya mengumumkan kesepakatan pengembangan mesin bensin hybrid dengan Mercedes-Benz dan memegang saham di produsen mobil Jerman tersebut.

Pilihan Editor: Bagnaia Juara MotoGP Italia 2024, Marc Marquez Gagal Podium

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi