Ford Tarik 4,5 Juta Produknya Karena Bermasalah  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 14 Oktober 2009 09:19 WIB
Ford Ranger

TEMPO Interaktif, Jakarta:Akibat switch cruise control tidak berfungsi dengan baik, Ford Motor menarik kembali sekitar 4,5 juta kendaraannya. Seperti dikutip Associated Press, saat alat untuk mematikan dan mengaktifkan cruise control difungsikan, pada beberapa kasus ternyata menimbulkan kebakaran.

Ford RangerMobil yang ditarik itu adalah, Ford Windstar produksi 1995 - 2003, Ford Excursion diesel 2000-2003, Ford F-Super Duty diesel produksi 1993-1997 and 1999-2003, Ford Econoline 1992 - 2003, Ford Explorer 1995 - 2002, Mercury Mountaineer 1995 - 2002, Ford Ranger 1995 - 2002 dan 2001 - 2003, dan Ford F35 Motorhome produksi 1994.

"Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan, sebagian besar kendaraan yang ditarik kembali tidak memiliki risiko keselamatan yang signifikan. Kendati demikian, kami tetap menariknya (recall) untuk memberi kenyamanan pelanggan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari," demikian bunyi laporan Ford kepada Badan Keselamatan lalu Lintas Amerika Serikat. ( National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA).

Piranti cruise control yang dipasang pada mobil Ford tersebut merupakan produksi dari Texas Instrument. Menurut laporan Ford yang disampaikan ke NHSTA ketidaksempurnaan fungsi cruise control switch tersebut juga berpotensi menyebabkan berkurangnya minyak rem sehingga menggangu sistem pengereman (antilock brake module).

"Dengan demikian akan memicu terjadinya kebakaran," ujar juru bicara Ford, Wes Sherwood. Sherwood juga menyebutkan, sejak 2003 lalu, Ford sudah tidak menggunakan komponen yang diproduksi oleh Texas Instrument tersebut. Dan kini, Texas Instrument sendiri sudah tidak memiliki divisi yang memproduksi cruise control switch itu.

NHTSA juga menyebut, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir Ford telah melakukan penarikan kembali 14 juta produknya karena alasan dan penyebab yang sama. Dan penarikan Ford kali ini merupakan penarikan yang terbesar.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi