BMWPaling Irit dan Rendah Emisi di Eropa
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 16 Oktober 2009 14:08 WIB
Mini Cooper 110

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pabrikan otomotif asal Jerman, BMW Group untuk kesekian kalinya membuktikan keunggulan teknologi EfficientDynamics yang dimilikinya dalam menekan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Dengan teknologi itu pula, produk BMW mampu menekan tingkat konsumsi bahan bakar sekaligus rendah emisi.

MINI Cooper, BMWBMW menyebutkan, tingkat konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang (CO2) produk BMW bisa ditekan hingga 10,2 persen. Keberhasilan itu sekaligus menempatkan BMW Group di urutan pertama dalam hal efisiensi di jajaran produsen mobil Eropa pada 2008 lalu.

Penelitian tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang itu dilakukan oleh European Federation for Transport and Environment (T&E) sepanjang 2008. Para pakar T&E yang independen menyebutkan bahwa pengurangan angka rata-rata CO2 tida sebatas pada mobil-mobil BMW yang bermesin kecil seperti MINI maupun BMW 730d, tetapi juga pada model bermesin besar.

Pasalnya, teknologi EfficientDynamics diaplikasikan pada seluruh model yang diproduksi BMW Group. "Rata-rata emisi gas buang CO2 produk BMW yang diteliti untuk setiap kilometernya rata-rata 154 gram," tutur Helena Abidin, Direktur Komunikasi Perusahaan PT BMW Indonesia dalam siaran persnya.

Di antara produk BMW Group yang memiliki tingkat efisiensi adalah MINI Cooper D (110 hp) dan BMW 730d (245 hp). Disebutkan, MINI Cooper memiliki tingkat konsumsi bahan bakar rata-rata sesuai standar Uni Eropa (EU) yaitu sebesar 3,9 liter per 100 kilometer, dan tingkat emisi CO2 sebesar 104 gram per kilometer.

Sementara, model BMW 730d (245 hp), sesuai hasil uji oleh EU, memiliki tingkat konsumsi bahan bakar rata-rata 6,8 liter per 100 kilometer dan emisi CO2 sebesar 178 gram per kilometer. Helena menambahkan, penerapan teknologi yang efisien pada seluruh rangkaian model BMW bisa dilihat pada sejumlah fitur yang ada.

Di antara fitur tersebut, kata Helena, adalah Brake Energy Regeneration, Auto Start Stop, gearshift point indicator, active air flap control, ban dengan sistem reduced roll resistance, serta ancillaries operating only on demand.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi