CGI Blue Efficiency: Si Hijau dari Mercedes-Benz
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 7 Februari 2010 16:24 WIB
Tampilan Mercedes-Benz E250 CGI Blue Effeciency yang menggunakan mesin baru Charged Gasoline Injection. (Raju Febrian/TEMPO)
TEMPO Interaktif, Jakarta - Selama ini Mercedes-Benz bangga benar dengan supercharge--yang mereka sebut Kompressor--guna menambah daya gedor mesin-mesin mereka. Membuka tahun 2010 ini, Si Bintang Tiga Sisi memperkenalkan mesin dengan teknologi baru. Fungsi Kompressor digantikan oleh turbo yang dinamai CGI (Charged Gasoline Injection).

Mesin baru ini disematkan pada empat model; C-Class (C200 CGI dan C250 CGI) Blue Efficiency--label untuk model bermesin 'hijau' milik Benz--serta E-Class (E200 CGI dan E250 CGI) Blue Efficiency.

Dari sisi tampilan maupun fitur tak ada perbedaan dengan model C200 K, C230, E200 K dan E230 yang digantikannya. Namun sekarang ada emblem CGI di buritan sebelah kanan dan Blue Efficiency. Yang beda ya itu tadi, mesin di bawah bonet.

Apa kehebatannya? "Jika sebelumnya bahan bakar disemprotkan lewat satu jalur kemudian dibagi ke empat silinder, sekarang masing-masing silinder langsung diinjeksi sendiri-sendiri," terang Dhany M Yahya Product Planning Manager PT Mercedes-Benz Indonesia.

Oh pantas, ini rupanya yang membuat E200 CGI dan E250 CGI yang saya coba saat media test drive dua pekan lalu begitu gampang melahap jalur dari Lorasi, Magelang, menuju Yogyakarta.

Coba tengok perbandingan E250 CGI dengan E230. Meski menggunakan mesin 4 silinder inline dengan kapasitas 1796 cc (model E230 menggunakan 2496 cc V6) tapi tenaga yang dihasilkan sama yaitu 204 hp pada 5500 rpm. Bahkan torsinya lebih tinggi 310 Nm pada 2000-4000 rpm (E230 menghasilkan 245 Nm pada 2900-5500 rpm).

Teknologi CGI membuat pencampuran udara dan bahan bakar di ruang pembakaran dilakukan merata di putaran mesin atas sampai bawah. Tak ayal, E250 CGI bisa melesat 0-100 km/jam dalam 7,8 detik atau 1,3 detik lebih cepat dari model E230.

Tapi jangan salah, konsumsi bahan bakarnya malah 19 persen lebih irit. E250 CGI menggunakan 7,6 liter untuk 100 km sedangkan E230 menghabiskan 9,4 liter.

Bagaimana dengan E200 CGI yang mengisi posisi E200 Kompressor? Idem ditto, tenaga sama 184 hp tapi torsi lebih besar 270 Nm pada 1800-4500 rpm (berbanding 250 Nm pada 2800-5000 rpm). Bahan bakar lebih irit 9 persen menjadi 7,5 liter per 100 km.

"Tahun ini kami ingin berperan aktif dalam masalah lingkungan. Penggunaan mesin CGI Blue Efficiency adalah aplikasinya," kata Rudi Borgenheimer, Presiden Direktur dan CEO PT MBI menjelaskan.

Keesokan harinya, saya mendapat kesempatan menjajal C250 Advangarde dari Yogyakarta menuju Candi Ratu Boko di Sleman. Wah, yang ini lebih dahsyat lagi.

C250 CGI menggunakan mesin yang sama dengan E250 CGI. Tentu saja tenaga dan torsi yang sama juga. Tapi lantaran ditambahi paket AMG plus bodinya yang lebih kecil, daya lesat C250 CGI lebih cepat lagi menjadi 7,4 detik untuk menempuh 0-100 km/jam.

Jelas saya dibuat geleng-geleng kepala. Soalnya, C230 yang digantikannya menggunakan mesin V6 berkapasitas 2496 cc. Makin geleng-gelang lagi lantaran konsumsi BBM C250 CGI ternyata 22% lebih irit. Jika C230 membutuhkan 9,3 liter, maka C250 CGI cuma butuh 7,2 liter bahan bakar per 100 km.

Rudi Borgenheimer yakin dengan mesin baru yang lebih bertenaga namun hemat ini bakal mendongkrak penjualan tahun 2010. "Kita juga akan memboyong S-Class CGI Blue Efficiency setelah gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 pada Juli mendatang," janjinya.

RAJU FEBRIAN

Harga C-Class dan E-Class CGI (off-the-road):- C200 CGI >> Rp 539 juta- C200 CGI >> Advangarde Rp 609 juta- C250 CGI Advangarde/AMG >> Rp 669 juta- E200 CGI >> Rp 799 juta- E250 CGI Elegance >> Rp 859 juta- E250 CGI Advangarde >> Rp 899 juta

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi