Bridgestone Indonesia Rambah Bisnis Vulkanisir  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 24 Februari 2010 16:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Selain terus memproduksi model ban baru untuk memenuhi permintaan konsumen, PT Bridgestone Tire Indonesia (PT BTI) saat ini juga memberikan jasa layanan vulkanisir ban yang telah dipakai konsumen. Layanan tersebut diberikan PT BTI dengan menggandeng sebuah perusahaan jasa layanan vulkanisir asal Amerika Serikat Bandag.

Bridgestone - Direksi"Pada 2007 lalu, kami telah mengakuisisi Bandag, dan hingga sekarang sudah ada tujuh cabang Bandag di Indonesia yang kami operasikan," tutur John Arsyad, Kepala Departemen Penjualan PT BTI di Jakarta, Rabu (24/2).

Ketujuh cabang tersebut tiga diantaranya berada di Jakarta, dan di Jawa Tengah, Jawa Timur, Samarinda, serta Medan masing-masing satu cabang. Namun John menegaskan, jasa vulkanisir yang diberikan bukanlah vulkanisir biasa. Selain menerapkan standar baku yang ditetapkan oleh prinsipal Bridgestone di Jepang dalam proses vulkanisir, PT BTI juga menetapkan syarat ban yang akan divulkanisir.

"Jasa yang kami berikan merupakan jasa vulkanisir premium, jadi bukan ban bekas. Tetapi ban yang telah dipakai dan kondisi dasarnya masih bagus, tetapi para pemiliknya ingin tetap menjaga aspek keamanan ban," tandas John.

Diantara persyaratan yang dipatok PT BTI adalah, ban yang telah dipakai itu bukanlah ban yang telah digunakan dengan melebihi ambang batas muatan yang telah ditentukan. "Karena setiap ban memiliki daya atau kapasitas maksimum daya angkut, misalnya untuk kendaraan penumpang 183 persen. Bila lebih dari itu, kami tidak bisa memberikan layanan," terangnya.

Tetapi, untuk mendapatkan layanan vulkanisir itu tidak dibatasi hanya pengguna ban merek Bridgestone saja, ban merek lain pun bisa mendapatkannya. Dengan kata lain, PT BTI hanya menerima ongkos jasa vulkanisir saja. "Kalau ban merek Bridgestone kami jamin bisa divulkanisir hingga tiga atau empat kali, karena dasar dari ban ini kami jamin bagus," sebut John.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT BTI Shinya Hisada menegaskan meski membuka jasa layanan vulkanisir tetapi pihaknya tidak khawatir keberadaan layanan itu akan menggerus pasar ban baru yang diproduksi PT BTI. "Karena bagaimana pun jasa layanan itu untuk memberikan layanan tambahan bagi pengguna ban. Sementara pembeli ban baru juga terus bertumbuh," tandas dia.

Namun sayang, Hisada mengelak untuk menyebut biaya untuk layanan vulkanisir. Dia berdalih besaran ongkos tersebut tergantung kondisi maupun jenis ban yang divulkanisir. Sedangkan ihwal produk baru yang akan diluncurkan 2010 ini, Hisada menyebut ada tiga model. Ketiganya adalah Turanza GR-90, serta Potenza S 001, serta Ecopia.

"Ecopia merupakan ban ramah lingkungan selain tingkat rolling resistance-ya rendah, kadar emisi CO2 juga kecil. Spesifikasi lengkapnya akan kami paparkan saat peluncuran nanti," ujar dia.

ARIF ARIANTO


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi