Chevrolet Cruze: Bukan Sedan Biasa  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 15 Maret 2010 11:37 WIB
Chevrolet Cruze (Dok. GM AutoWorld Indonesia)
TEMPO Interaktif, Jakarta - Ini tepatnya masuk sedan medium atau sedan premium ya? Saloon apa mobil sport sih? Pertanyaan-pertanyaan ini terbesit di benak saya ketika pertama kali melihat sosok Chevrolet Cruze.

Bukan apa-apa, Chevrolet mampu mengkombinasikan banyak hal dalam sosok sedan terbarunya ini. Rencananya PT GM AutoWorld Indonesia, selaku pemegang mereka Chevrolet di Indonesia, akan memperkenalkan secara resmi Cruze di Senayan City, siang ini.

Tapi saya mendapat kesempatan mengekplorasi lebih awal Cruze. GMAI mengajak beberapa wartawan otomotif untuk melakukan test drive di kawasan Jawa Barat, 8-9 Maret kemarin.

Jujur, ini kali pertama saya mengendarai bahkan menaiki mobil produksi pabrikan asal Negeri Abang Sam ini.

Sekilas Cruze

Cruze lahir dari hasil kerja keras General Motors. Lebih dari 200 prototipe, 4 juta mil perjalanan uji coba di seluruh dunia dengan kondisi ekstrem serta investasi sebesar US$ 4 miliar membuat Cruze menjadi proyek yang mewah bagi pabrikan General Motors.

Namun Cruze diyakini bisa menjadi andalan baru dan disukai konsumen secara global karena sumbangan konsep pembangunan sedan kelas menengah ini datang dari berbagai penjuru dunia.

Total penjualan Cruze secara global saat ini sudah mencapai 332,167 unit. Bahkan pada Januari 2010, sudah lebih dari 24 ribu unit Cruze terjual di seluruh dunia – 17 ribu diantaranya laku hanya di Cina. Inilah yang membuat General Motors makin yakin dengan Cruze termasuk membawanya masuk ke Indonesia, yang menjadi negara ketiga di kawasan Asia Tenggara setelah Singapura dan Malaysia.

Berhasil membuat sukses global setelah diperkenalkan pertama kali pada 2008 lalu, kini pabrikan mobil General Motors memboyong “jagoan” barunya itu Indonesia dan akan diperkenalkan 15 Maret besok. Chevrolet ingin Cruze menambah lagi sukses dua “saudara”-nya, Captiva di kelas sport utility vehicle (SUV) dan Zafira yang masuk kategori multi purpose vehicle (MPV).

Desain

Sedan bergaya premium. Itulah kesan yang muncul saat pertama kali saya melihat sosok Cruze. Tampilan luar Cruze memang lebih mirip sedan kelas premium dengan gaya sport. Sampai-sampai GMAI berani memberikan tagline Beyond All Sedan alias di atas semua sedan (yang ada saat ini).

Desain khas pada 'engine hood, gaya 'dual port' pada grill depan dipisahkan oleh palang sewarna bodi, plus logo Chevrolet dengan desain baru tepat di tengah-tengah.

Lampu depan dibuat meruncing ke arah fender, wheel arc yang besar, dan dua buah bulatan pada rear combination lamp yang menyatu dengan bagasi makin menegaskan tampilan terbaru Chevrolet.

Velg 16 inci alloy wheel 5 palang berukuran 205/60 R16 makin membuat penampilan Cruze sporti dan kokoh.

Dan, bila diperhatikan, ukuran badan Cruze tergolong bongsor. "Pada kategori sedan kelas menengah, ukuran Cruze memang yang paling besar tapi itu untuk mengakomodasi kenyamanan dan keamanan," kata Harry Yanto, Manajer Produk dan Pengembangan Bisnis GM Autoworld Indonesia.

Interior

Masuk ke kabin, pemandangan cukup unik terpampang. Lapisan two tone--kombinasi dua warna--terasa kental. Bagian dashbroad dan trim pintu dilapis kulit berwarna merah bata (untuk tipe otomatis AT) dan mesh fabric berwarna biru sonic (untuk tipe MT).

Kemudi tiga palangnya dilapisi kulit sangat pas digenggam serta aksen silver dan logo emas chevrolet di tengah kemudi tampak sporti dan mewah.

Susunan sistem audio yang sudah dilengkapi dengan CD changer pada panel tengah cukup nyaman dijangkau tangan pengemudi.

Sementara panel cluster meter pengemudi dibuat dengan model tiga lingkaran dilengkapi aksen krom. Sistem pencahayaan cluster meter berwarna biru diadopsi dari Chevrolet Camaro yang beken di film Transformers makin menambah kesan sporty.

Performa

Cruze yang akan diperkenalkan resmi Senin (15/3) besok hadir dengan mesin berkapasitas 1.8 liter konfigurasi empat silinder segaris dengan varian transmisi manual dan otomatis.

Cruze menjadi mobil pertama di kelasnya yang mesinnya dilengkapi dengan Double Continous Variable Cam Phaser (DCVCP) sehingga membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien, meningkatkan tenaga dan torsi dan emisi gas buang lebih rendah.

Mesin tipe FIG3 DOHC 16 valve dengan electronic throttle control ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 141 ps pada 6.200 rpm dan torsi 176 Nm pada 3.800 rpm. "Cruze juga menjadi sedan pertama di Indonesia di kelasnya yang memasang sistem enam percepatan otomatis," kata Harry.

Chevrolet boleh berbangga untuk yang satu ini. Dua pesaingnya, paling tinggi menggunakan transmisi 5-speed electronic control pada Honda Civic sedangkan Toyota Corolla Altis memakai 4-speed dengan Sequential Gate Type.

Tapi ada satu fitur yang bikin saya kesengsem. Untuk model AT tersedia fitur cruise control yang terpasang pada kemudi. Pada bagian kiri kemudi ada dua tombol di kiri dan kanan plus sebuah scroll (roda) yang mengarah ke atas dan ke bawah. Fitur ini berfungsi untuk mengatur laju kendaraan secara konstan tanpa perlu menginjak pedal gas.

Awalnya, rasanya agak-agak aneh, karena kaki saya sama sekali tidak bekerja. Tapi lama-lama, fitur ini membuat saya bisa nyantai. Setelah diaktifkan, saya cukup memutar scroll roda ke atas maka mobil akan melaju makin kencang. Jika ingin memperlambat tinggal diputar ke arah bawah (berlawanan). "Mirip-mirip mouse komputer," pikir saya.

Harga

Dari sisi harga, Cruze menjadi yang temurah di kelasnya. Cruze dijual dengan harga Rp 309 juta untuk versi manual dan Rp 335 juta untuk tipe otomatis.

Rivalnya, Corolla Altis, dilepas Rp 323,5 juta (tipe 1.8 J M/T) dan Rp 346,7 juta (tipe 1.8 G A/T). Sedangkan Honda Civic dibanderol Rp 337 juta (1.8 L Manual) dan Rp 350 juta (1.8 L Otomatis).

Debora Amelia Santoso, Marketing & PR Director GMAI, mengaku optimistis Cruze bisa menembus angka 250 unit lebih hingga akhir tahun 2010 ini. Artinya Chevrolet siap menjual rata-rata 25–30 unit per bulan.

"Antusiasme penggemar sedan Chevrolet sudah sangat terasa sejak akhir 2009 lalu. Bahkan, lantaran respons yang sangat baik tersebut, yang tadinya kami hanya prediksi 6 unit per bulan menjadi 25–30 unit per bulan untuk Cruze," kata Amelia.

Mengandalkan fitur dan harga, tampaknya Cruze bakal menarik minat pembeli. Tapi sekali lagi, sukses tidaknya sebuah produk, akan ditentukan oleh seleksi pasar. Jadi siap-siap saja.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi