Hyundai Klaim Sonata Hybrid Lebih Irit dan Bertenaga
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 1 April 2010 22:42 WIB
Dok: Hyundai

TEMPO Interaktif, New York:Salah satu daya tarik stan Hyundai Motor di gelaran New York Auto Show 2010 adalah, hadirnya sedan anyar Hyundai Sonata versi hybrid.

Pabrikan asal Korea Selatan itu menyebut, model anyarnya itu memiliki keunikan khas yaitu bisa dioperasikan degangn motor listrik, mesin konvensional, atau bahkan dua-duanya yaitu kombinasi antara mesin konvensional dan motor listrik secara bersamaan.

Tak pelak, kata sumber di Hyundai, generasi baru sedan Hyundai Sonata itu bakal membetot perhatian pengunjung pameran yang digelar 31 Maret - 11 April itu. "Hyundai Sonata memang pendatang baru dalam kancah persaingan di kelasnya, namun (Sonata hybrid) ini bukanlah follower," tandas John Krafcik, Presiden and Chief Executive Officer Hyundai Motor Amerika seperti dikutip autoevolution.com, Jumat (1/4).

Krafcik menyebut, sedan hybrid besutannya itu merupakan varian hybrid pertama yang menggunakan teknologi baterai lithium polymer. Mobil ini dilengkapi dengan sistem transmisi enam percepatan.

Sedangkan starter generatornya telah dimodifikasi sehingga berbeda dengan varian hybrid lainnya. Hyundai mengklaim, bila baterai berisi penuh, sedan itu mampu melesat hingga kecepatan 99,2 kilometer per jam.

Selain itu, mesin bensin Theta II berkapasitas 2.400 cc yang disandangnya mampu menyemburkan tenaga hingga 169 daya kuda pada 6.000 rpm dan torsi 156 lb-ft. Walhasil, kombinasi antara motor listrik yang disokong tenaga dari baterai dengan mesin konvensional itu akan menghasilkan tenaga 209 daya kuda dan torsi 195,4 lb ft.

Ihwal konsumsi bahan bakar, Hyundai mengaku produk terbarunya itu memiliki tingkat konsumsi teririt di kelasnya. Pabrikan asal Negeri Ginseng itu menyodorkan hasil uji coba yang menyebut, konsumsi bahan bakar sedan ini mencapai 39 mil per galon di jalan bebas hambatan.

Sementara di jalanan kota, mencapai 37 mil per galon. "Hyundai mengaplikasikan teknologi terkini sebagai solusi terbaik bagi para pengemudi," aku Krafcik. Bahkan Krafcik menyebut, dibanding saudaranya, Hyundai Sonata konvensional, versi hybrid itu lebih irit 40 persen di jalanan kota.

Hanya, soal harga Hyundai tak menyebutkannya. Begitu pun dengan wilayah yang akan disasar untuk menjajakan model nayar itu.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi