Peserta test drive oli sintetik Fastron. TEMPO/Arif Arianto
"Even ini merupakan ajang pembuktian komitmen kami dalam menyediakan produk pelumas unggulan dalam negeri untuk performa kendaraan bermotor terbaik di Indonesia," papar Supriyanto DH, Vice President Pelumas PT Pertamina, saat memberi keterangan pers ihwal kegiatan tersebut, di Jakarta, Senin (12/7).
Kendaraan bermotor - baik mobil maupun motor - yang ikut dalam turing tersebut menggunakan mesin asli dari pabrikan dan belum mengalami ubahan atau setingan. Sehingga, hasil yang dicapai peserta nantinya bisa menjadikan rujukan dan bukti bahwa minyak pelumas yang digunakan tersebut cocok untuk kendaraan mereka. Lebih dari itu, hasil yang diperoleh juga akan obyektif.
"Jenis mobil juga beragam ada Sport Utility Vehicle, Multi Purpose Vehicle (MPV), sedan, bahkan hatchback. Begitu pula dengan motor, ada model bebek karburator, bebek matik, skuter matik, hingga motor sport. Ini sengaja dipilih beragam jenis untuk memberikan satu representasi dari masing-masing varian kendaraan. Muaranya, untuk membuktikan bahwa pelumas ini cocok untuk semua kendaraan," terang Supriyanto.
Afandi, Manager Retail Marketing Pelumas perusahaan pelat merah itu mengklaim, selama ini produknya terbukti mampu beradaptasi dengan keadaan-keadaan ekstrim yang ditemui di jalan. "Karena itu ajang ini menjadi satu pembuktian atau penegasan terhadap kualitas tersebut," ujar dia.
Adapun gus, salah seorang peserta turing yang menggunakan sepeda motor mengaku selama ini dirinya bukan pengguna minyak pelumas dari Pertamina itu. Dia mendaftar kegiatan ini melalui situs yang dibuat khusus oleh perusahaan itu dan setelah melalui serangkaian tes dia dinyatakan lolos. "Saat ini banyak sekali produk pelumas, dengan ikut serta di turing saya bisa membuktikan sendiri bagaimana sebenarnya kualitas pelumas tersebut," aku dia saat ditemui di tempat yang sama.
ARIF ARIANTO




