Cara Mudah Mengatasi Kanvas Kopling dan Rem Lengket
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 5 Desember 2010 19:13 WIB
Dok.TEMPO/ Bagus Indahono
Iklan
Iklan

TEMPO Interaktif, Jakarta:Apakah kopling mobil anda terasa seret di saat anda berusaha pindah gigi atau kanvas rem terasa lengket meski tuas rem tangan telah dilepaskan? Coba anda ingat kembali, apakah anda telah melewati genangan bajir?

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bila ya, berarti kanvsa kopling dan rem mobil anda lengket karena terendam air. "Tidak usah bingung karena ada cara mudah dan murah yang bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja," ujar Supangat, Mekanik Prima Oto, Ciledug, Tangerang, Ahad (5/12).

Meski telah bisa diatasi, kata dia, namun bila tidak yakin dengan hasilnya lebih baik dilakukan overhaul kopling atau rem. Pasalnya, kedua perangkat tersebut sangat vital bagi keamanan dan kenyamanan.

Kanvas kopling atu rem memang rentan lengket pada fly wheel. Hal itu bisa terjadi karena kanvsa terbuat dari bahan asbes, sehingga bila terendam atau terguyur air unsur-unsur asbes itu akan mengembang dan mengeras di saat kering.

Lantaran itulah, perlu segera diambil tindkan agar tidak semakin lenket. Berikut tips dari Supangat:

1. Kopling lengket

Cara pertama yang mudah untuk anda coba adalah dengan memaksa mesin berputar pada posisi transmisi masuk dan pedal kopling ditekan. Caranya masukkan gigi satu dan injak pedal kopling dalam kondisi mesin mati. Kemudian aktifkan mesin dan lepas pedal kopling secara bersamaan.

Namun yang perlu diingat, cara ini mengakibatkan mobil melompat. Oleh karena itu upayakan melakukannya di tanah lapang atau jalanan kosong. Bila kanvas kopling tidak melekat kuat pada ply wheel, maka dengan cara itu sudah cukup.

Sebaliknya, bila kanvas benar-benar melekat, maka lakukan cara kedua. Dorong mobil maju atau mundur dalam kondisi mesin mati dan posisi transmisi masuk ke gigi satu atau gigi mundur dan tekan pedal kopling.

Ketika mobil didorong kuat, lepaskan injakan pedal kopling. Ulangi cara ini beberapa kali. Bila cara kedua itu juga tak membuahkan hasil, maka kopling harus dibongkar.

Bila tingkat ketebalan kanvas masih bagus, anda tak perlu menggantinya. Namun bila sudah tipis atau tergores lebih baik menggantinya. "Karena tidak saja untuk kenyamanan di saat pindah gigi, tetapi juga untuk keamanan yaitu mencegah slip," terang Supangat.

2. Rem macet

Penyebab kanvas rem lengket adalah, karena air  termasuk air hujan yang menggenang di jalan atau air dari steam saat mobil dicuci masuk ke dalam tromol rem. Kondisi itu bertambah parah kala mobil diparkir terlalu lama atau tidak dikendarai lagi dalam beberapa hari.

Tanda-tanda rem macet bisa anda rasakan di saat tuas rem tangan anda lepaskan dan mobil maju atau mundur terasa berat. Bahkan dalam kondisi ekstrim, roda tidak akan berputar sama sekali.

Langkah pertama atau yang paling sederhana untuk mengatasi ini adalah dengan memaksa maju atau mundur mobil. Caranya, aktifkan mesin kemudian injak pedal kopling dan bebaskan tuas rem tangan. Kemudian perlahan-lahan lepas pedal kopling dan injak pedal gas.

Lakukan cara ini beberapa kali dengan maju atau mundur Bila kanvas tidak melekat kuat di tromol, maka akan dengan mudah dipisahkan. Tanda-tanda kanvas sudah lepas adalah suara keras seperti benda jatuh.

Namun, bila cara itu tidak berhasil, segera dongkrak roda belakang dan lepaskan roda. Setelah itu pukul keras-keras tromol dengan palu, hal itu dimaksudkan agar kanvas rem bisa lepas dari lengket.

Jangan lupa untuk memeriksa kondisi sepatu rem. Sepatu rem yang masih layak pakai bila ketebalan kanvas rem diatas satu milimeter. Bila ketebalan kurang dari itu, maka sebaiknya segera diganti.

ARIF ARIANTO

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi