Gara-gara Salah Info, Volvo Tarik Produk
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 31 Oktober 2011 09:16 WIB
Logo Volvo di bagian depan gril, di Miami, Rabu (22/7). Pembuat truck Volvo di Swedia melaporkan kerugian kuartal ketiga berturut-turut karena jatuhnya penjualan di tengah lemahnya permintaan di periode April-Juni. AP Photo/Alan Diaz

TEMPO Interaktif, Washington - Produsen mobil asal Swedia, Volvo, akhir pekan lalu akan menarik 20 ribu unit mobil besutannya. Penyebabnya hanya sepele, yaitu informasi soal tekanan angin ban cadangan di Volvo C70 dan S60 yang akan ditarik tak akurat.

Meski terlihat sepele atau remeh, Volvo menilainya sebagai persoalan serius. Ini karena terkait dengan keamanan dan keselamatan berkendara. Pabrikan itu pun berniat menarik model tertentu dari dua mobil itu yang menggunakan label informasi yang salah.

Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat seperti dilansir autoguide.com, Ahad, 30 Oktober 2011 menyebut, sejatinya pada buku manual dan badan ban telah tertera informasi yang benar. “Namun kesalahan tetaplah kesalahan, meski kecil harus tetap diperbaiki,” bunyi pernyataan Volvo kepada NHTSA.

Hanya, tidak disebutkan berapa besar tekanan angin ban yang seharusnya. Begitu pula besaran tekanan angin ban yang salah dan tertulis dalam rekomendasi tersebut.

Namun yang pasti, tekanan angin ban yang kurang selain menyebabkan mobil boros bahan bakar juga berpotensi memicu kecelakaan. Kasus kecelakaan yang terjadi di jalan bebas hambatan sebagian besar disebabkan oleh ban yang pecah karena tekanan angin ban kurang dari ukuran yang semestinya.

Dua mobil yang ditarik tersebut tergolong baru. Volvo C70, misalnya, merupakan model yang dibuat pada November 2005–Juli 2011. Adapun Volvo S60 diproduksi pada Juli 2010–April 2011.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi