18 Tim Mahasiswa Ikut Shell Eco-Marathon Asia 2012  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 25 Mei 2012 17:21 WIB
Pekerja melakukan perakitan mobil BMW x3 di pebrik BMW di Sunter, Jakarta, Selasa (08/05). TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 18 tim mahasiswa Indonesia tengah sibuk merancang dan membangun mobil untuk kompetisi Shell Eco-marathon Asia (SEM Asia) 2012 di Sirkuit Internasional Sepang, Kuala Lumpur, 4-7 Juli 2012.

Shell Eco-marathon bukan kompetisi mobil tercepat, tetapi kompetisi menciptakan kendaraan masa depan. Kendaraan yang memenuhi unsur keamanan serta dapat menempuh jarak jauh dengan bahan bakar seminimal mungkin.

Ajang ini bertujuan menginspirasi mahasiswa di seluruh dunia untuk mengembangkan pendekatan baru terhadap smarter mobility (mobil yang lebih cerdas), efisien bahan bakar, sekaligus menemukan cara-cara baru untuk menciptakan sistem transportasi lebih bersih untuk masa depan.

Delapan belas tim dari sembilan universitas di Indonesia: ITS Surabaya, ITB Bandung, UPI Bandung, UI, PNJ Jakarta, Polnep Pontianak, UGM Yogyakarta, USU Medan, dan Polman Bandung, dibagi menjadi tiga tim. Saat ini mereka sedang sibuk merancang dan membangun mobil untuk kompetisi itu.

Presiden Direktur & Country Chairman Shell Indonesia Darwin Silalahi mengatakan kompetisi Shell Eco-marathon merupakan kesempatan nyata bagi mahasiswa berperan menciptakan solusi untuk smarter mobility, seiring dengan usaha kami memenuhi permintaan energi yang semakin meningkat.

"Saat ini dunia membutuhkan sumber energi yang lebih beragam dan kita harus mampu mengembangkan solusi yang berkelanjutan,” kata Darwin dalam keterangan persnya, Jumat 25 Mei 2012. Ia mengaku kagum dengan antusiasme mahasiswa Indonesia terhadap kompetisi ini. "Saya yakin tim Indonesia akan mampu mengukir prestasi gemilang."

Ini adalah tahun ketiga tim-tim Indonesia ikut berpartisipasi dalam SEM Asia. Jumlah tim yang ikut berpartisipasi kali ini meningkat dua kali lipat sejak partisipasi perdana tim Indonesia di SEM Asia 2010.

Pada SEM 2010 lalu, Indonesia membawa pulang lima penghargaan sekaligus. Sedangkan pada tahun berikutnya, SEM 2011, Indonesia meraih enam perhargaan.

RINA WIDIASTUTI

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi