Ford-Toyota Tampilkan Gebrakan Aplikasi Smartphone Mobil  
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Jumat, 6 Januari 2017 09:00 WIB
Dua orang teknisi berada di dalam mobil Ford Fusion tanpa sopir milik Uber saat peluncuran di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, 13 September 2016. Dalam masa uji coba, dua teknisi akan turut naik ke dalam kendaraan, satu untuk menjaga kemudi jika terjadi hal tidak diinginkan dan satu lagi bertugas mencatat. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Ford dan Toyota menciptakan SmartDeviceLink Consortium untuk mengembangkan dan mempromosikan aplikasi konektivitas smartphone di dalam mobil. Aplikasi ini bisa menyaingi teknologi Android Auto dan Apple CarPlay.

Laman Car Advice, Kamis, 5 Januari 2017, menyebutkan beberapa produsen mobil ikut dalam kemitraan itu, termasuk Mazda, PSA Group (Peugeot, Citroen, dan DS), Subaru, serta Suzuki.

Beberapa pemasok juga terlibat sejak awal, seperti Elektrobit, Luxoft, dan Xevo, sementara Harman, Pioneer, dan BlackBerry’s QNX telah menandatangani letters of intent untuk bergabung dengan konsorsium itu.

Menurut Toyota, mereka berencana meluncurkan sistem hiburan SmartDeviceLink pertama sekitar 2018.

Tidak seperti sebagian besar manufaktur utama lain, Toyota sejauh ini belum merilis kendaraan dengan dukungan Android Auto atau Apple CarPlay.

Sama seperti Android Auto dan Apple CarPlay, SmartDeviceLink dan AppLink memungkinkan pengemudi dan penumpang mengakses, mengendalikan, dan melihat aplikasi smartphone yang sesuai, baik melalui layar sentuh mobil, kontrol kemudi, maupun pengenalan suara.

ANTARA

#Info Otomotif
#Ford

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi