Inilah Sosok Takehiro Watanabe Bos Baru Honda Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Kamis, 16 Maret 2017 20:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Agen tunggal pemegang merek mobil Honda di Indonesia, PT Honda Prospect Motor, melakukan pergantian kepemimpinan dengan penunjukkan Takehiro Watanabe menggantikan Tomoki Uchida sebagai presiden direktur perusahaan tersebut.

Seremonial serah terima jabatan itu dilakukan bersamaan dengan peluncuran dua model terbaru mereka, All New Honda Odyssey dan New Honda City di Jakarta hari ini, Kamis, 16 Maret 2017.

LihatTakehiro Watanabe Jadi Nakhoda Baru Honda Prospect Motor

Watanabe datang ke Indonesia berbekal pengalamannya bertugas di Honda Meksiko sejak 2002 dan mulai 2010 bertugas di Honda Amerika Serikat. Pria kelahiran Tokyo, 23 September 1965, tersebut mengaku baru beberapa hari berada di Indonesia.

Watanabe pun mengungkapkan kesannya secara singkat terhadap wilayah tugasnya yang baru. "Indonesia itu panas dan bergairah, bukan hanya cuacanya tetapi juga masyarakatnya serta industri otomotifnya," tutur Watanabe.

Baca:Pria Asal Pati Ini Jadi Orang Indonesia Pertama Pimpin Toyota  Mau Beli Skutik 150cc? Simak Harga per Maret 2017Honda Akan Produksi Motor Roda Tiga, Seperti Ini Spesifikasinya

Watanabe segera memutar otak untuk meningkatkan performa Honda di industri otomotif Indonesia. Menilik pencapaian Uchida, Watanabe mesti mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja Honda.

"Salah satu misi penting saya, meningkatkan citra Honda di Indonesia," kata Watanabe dalam pidato perdananya sebagai Presiden Direktur HPM.

Adapun Uchida bekerja di Indonesia selama lima tahun 11 bulan. Dia akan bertolak kembali ke Jepang dan bertugas di markas pusat Honda di Tokyo. "Hampir enam tahun ini kami melalui begitu banyak tantangan dan kemajuan," ucap Uchida dalam pidatonya.

Tomoki UchidaUchida yang memimpin HPM sejak 2011 sebelumnya bertugas di Honda Brazil dan Eropa. Ketika pertama masuk Indonesia, HPM memiliki volume penjualan 45.416 unit pada 2011. Volume penjualan Honda bertambah lebih dari tiga kali lipat menjadi 199.364 unit pada 2016, sekaligus rekor baru Honda di Indonesia.

Kepemimpinan Uchida juga mampu meningkatkan pangsa pasar Honda dari 5 persen pada 2011 menjadi 19 persen di pengujung 2016 -- pangsa pasar otomotis tertinggi Honda di sebuah negara di seluruh dunia.

Keberhasilan itu karena strategi Uchida membawa Honda memasuki segmen-segmen baru, serperti kehadiran Honda Brio pada 2012 di segmen hatchback, Brio Satya di segmen LCGC (2013), Mobilio di segmen Low MPV (2014), HR-V di segmen SUV dan Low SUV (2015), dan BR-V di segmen Low SUV (2016).

Uchida pun mencatatkan prestasi dengan meningkatkan kapasitas produksi Honda di Indonesia menjadi 200 ribu unit per tahun serta 1 juta unit produksi mobil pada Februari 2017.

ANTARA


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi