Toyota Akan Menunda Produksi di Pabrik Amerika
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 14 November 2008 13:55 WIB

TEMPO Interaktif, Tokyo: Perusahaan Jepang Toyota Motor Corp. mempertimbangkan penundaan produksi di sebuah pabrik baru di Amerika Serikat karena menurunnya penjualan di Amerika Utara.

Toyota, yang bersaing dengan General Motors menjadi produsen mobil terbesar dunia, pekan lalu mengatakan akan meninjau rencana perluasan saat krisis keuangan global menghantam industri mobil.

Produsen mobil Jepang ini mempertimbangkan menunda awal operasi pada pabrik barunya di bagian selatan Mississippi hingga 2011 atau setelahnya dari awalnya direncanakan 2010, harian bisnsi The Nikkei mengatakan Jumat, dengan mengutip sumber.

Toyota menolak untuk mengkonfirmasi laporan dalam sebuah pernyataan, yang mengatakan: "Kami akan meninjau setiap proyek baru kami sebagai bagian dari rencana darurat kami untuk meningkatkan keuntungan, tetapi belum mengambil keputusan konkret."

Podusen mobil itu tahun lalu memutuskan untuk membangun fasilitas di Mississippi dengan biaya US$ 1,3 miliar, yang merupakan pabrik perakitan kedelapan di Amerika Utara.

Toyota awalnya berencana untuk menghasilkan kendaraan sport Highlander di pabrik itu, tetapi kemudian memutuskan untuk memproduksi Prius hibrida saat lebih banyak konsumen mencari mobil hemat bahan bakar.

Tetapi sekarang lebih sedikit konsumen yang membeli mobil dari jenis apapun, yang merupakan berita buruk bagi produsen Jepang yang menghasilkan mobil ramah lingkungan dan telah menguasai pasar dunia beberapa tahun terakhir.

Toyota yang berhati-hati untuk tidak terlihat tamak akan keberhasilannya di Amerika Serikat, berharap untuk menghindari langkah proteksi.

Pada bulan Oktober, Toyota mengatakan akan membuka kembali tiga pabrik di Amerika setelah tiga bulan penangguhan, dengan menggunakannya untuk ekspor ke Timur Tengah dan Amerika Latin guna mengkompensasi lemahnya permintaan Amerika.    AFP/Erwin

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi