Taruhan Jutaan Dolar Dari Detroit
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 13 Januari 2009 23:06 WIB
TEMPO Interaktifpage { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->: Naik turun harga minyak mentah seperti yang baru terjadi membuat tiga perusahaan otomotif utama Amerika Serikat, General Motors, Ford, dan Chrysler seperti berjudi untuk mengeluarkan mobil bertenaga listrik, atau kombinasi listrik dan bensin.

Namun tetap saja mobil hemat energi dan ramah lingkungan menjadi sajian penting dalam dalam Detroit Auto Show yang dimulai awal pekan ini.

Saat harga minyak menjulang awal 2008 ide memproduksi kendaraan bertenaga listrik kembali diperhatikan, namun saat harga satu gallon bahan bakar minyak di Amerika saat ini lebih murah dari sebotol air minum, industri otomotif meringis.

“Tahun lalu saat kami berunding soal Chevrolet Volt (mobil bertenaga listrik buatan General Motors), saya mengatakan hal terburuk yang bisa terjadi adalah bila kita memproduksi mobil ramah lingkungan berteknologi mahal ini, dan saat kita siap memasarkannya harga bahan bakar kembali ke US$ 1,5 per gallon,” keluh Bob Lutz wakil direktur General Motors.

Perkiraan itu memang terbukti pada akhir 2008.

Apa yang dimaksud Lutz dengan teknologi mahal sama seperti yang dilontarkan oleh pembuat mobil bertenaga kombinasi listrik dan bensin lainnya.

Harga mobil bertenaga kombinasi listrik dan minyak saat ini sekitar US$ 40.000. Batere mobil, harganya menurut Bill Pochiluk, direktur perusahaan konsultan otomotif Automotive Compass LLC, antara US$ 6.000 – US$ 8.000, sedangkan kemampuannya masih terbatas. Mobil bertenaga kombinasi yang sedang disiapkan Ford misalnya hanya mampu menempuh 40 mil untuk satu kali pengisian batere, sehingga harus didukung tanki mini bahan bakar dan generator yang berfungsi mengisi ulang tenaga batere.

Untuk mengatasi masalah itu Globe and Mail sebuah situs yang berbasis di Kanada menulis beberapa usul, di antaranya penambahan daya tempuh kendaraan, pendirian stasiun pengisian ulang tenaga batere di banyak tempat termasuk gedung parkir, pengisian langsung tenaga batere dari gardu listrik, penurunan harga batere dan harga kendaraan bertenaga kombinasi itu sendiri.

Dalam pameran itu tidak hanya General Motors atau Ford yang memamerkan mobil bertenaga kombinasi mereka, namun juga Toyota. Nissan dan Chrysler berencana akan memperkenalkan mobil jenis itu tahun depan, sedangkan Mitsubishi dan Fuji Heavy Industry, produsen Subaru, sedang menguji produk mereka

Lagipula eksekutif di tiga produsen mobil Amerika sebenarnya bertaruh bahwa penurunan harga bahan bakar saat ini hanya sementara dan berencana menjadikan produksi mobil bertenaga listrik sebagai “komitmen jangka panjang”, seperti yang dikatakan Alan Mullaly Presiden Ford Motor.

GLOBE AND MAIL | THE NEW YORK TIMES | RONALD

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi