Daihatsu Pasang Target Realistis
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 22 Juli 2009 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor hanya menargetkan penjualan sebanyak 200 unit selama ajang Indonesia International Motor Show 2009. Agen Tunggal Pemegang Merek Daihatsu di indonesia itu mengaku bersikap realistis mengingat pasar otomotif di tanah air masih belum menggembirakan.

"Kita tidak muluk-muluk karena kita tahu akibat krisis keuangan global juga berimbas pada industri otomotif terutama pasar," ungkap Amelia Tjandra Direktur Pemasaran Daihatsu di Indonesia di sela acara pers conference kesipan daihatsu dalam IIMMS 2009 di jkarta, Rabu (22/7).

Pernyataan Amelia juga disampaikan oleh Direktur Utama Daihatsu di Indonesia, Suparno Jasmin. Dia menyebutkan pada ajang pameran otomotif 2009 yang berlangsung 24 Juli sampai sampai 2 Agustus mendatang itu, selain melakukan penjualan Daihatsu juga memfokuskan pada pencitraan produk dan perusahaan.

"Penjualan perlu namun membagun citra positif Daihatsu dengan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen juga tidak kalah pentingnya. Oleh karena itu kami tidak muluk-muluk menetapkan target penjualan," tandas Suparno.

Suparno menyebutkan dalam membangun citra itu Daihatsu mengangkat tema Right way for smart living. Hal itu lanjut Suparno dilatarbelakangi oleh krisis ekonomi dunia yang juga berdampak di Indonesia yang membuat masyarak harus cerdas memilih kendaraan yang ekonomis dengan kualitas terbaik.

"Dengan kata lain melalui tema ini Daihatsu ingin menunjukkan bahwa produknya merupakan piihan cerdas bagi masyarakat Indonesia pada umumnya," jelas Suparno.

"Namun semua produk itu sudah dimodifikasi khusus untuk acara IIMS. Kami juga menampilkan produk terbaru Daihatsu yaitu Boon Luminas CX Aero yang diluncurkan di Jepang akhir tahun lalu"

Pada Indonesia International Motor Show 2009 mendatang Daihatsu akan menempati blok A di hall A Jakarta International Expo seluas 600 meter persegi dngan konsep stan yang bernuansa etnik Indonesia.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi