Penarikan Produk Tak Menurunkan Citra Toyota
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 30 September 2009 11:34 WIB
.

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penarikan (recall) 3,8 juta produk Toyota di Amerika karena karpet kabin yang bermasalah, tidak serta merta membuat Toyota Astra Motor (TAM), selaku Agen Tunggal Pemegang Mereka Toyota di Indonesia melakukan pemeriksaan ulang terhadap produk Toyota yang akan dipasarkan.

Toyota Camry "Pertama, karena memang itu kan produk yang dibuat atau dirakit di Amerika dengan suplier lokal negara itu. Dan kami tidak mengimpor produk yang dibuat atau dirakit di negara itu. Produk yang kami impor dari Tahiland atau Jepang. Yang kedua, recall produk merupakan hal yang biasa terjadi," tutur Djoko Trisanyoto, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (30/09).

Djoko juga menambahkan, penarikan produk di Amerika itu juga tidak akan menurunkan citra merek Toyota. Sebaliknya, langkah tersebut justeru akan mendongkrak citra Toyota sebagai produk yang bertanggung jawab terhadap keselamatan konsumen.

"Karena memang di negara-negara maju, ada undang-undang keselamatan transportasi yang menegaskan bila alat transportasi dinilai membahayakan penggunanya maka harus dilakukan penarikan guna diperbaiki. Nah, Toyota dalam kasus ini, justeru menunjukkan tanggung jawabnya," paparnya.

Menurut Djoko, setiap produk Toyota yang lolos ke pasaran sejatinya telah lolos serangkaian uji mutu dengan standar yang telah ditetapkan. Namun, meski produk yang dipasarkan dengan segala pernak-perniknya sudah melalui serangakaian uji mutu bisa saja saat digunakan bermasalah.

"Nah ini yang perlu diteiliti, apakah karena pengaruh dari faktor di luar produk atau lainya. Yang jelas, dengan recall itu menunjukkan Toyota bertanggung jawab terhadap konsumen," aku Djoko.

Seperti diketahui, Toyota Amerika mengumumkan akan menarik 3,8 juta unit produknya menyusul adanya permasalahan di karpet kabin yang menyebabkan tertariknya pedal sehingga laju mobil tak terkendali. Keluhan para konsumen Amerika tersebut disampaikan ke Badan Keselamatan Sistem Transportasi negara tersebut.

Toyota rencananya akan menarik sejumlah produknya yang telah dipasarkan di nara Paman sam itu, diantaranya Toyota Camry, Toyota Prius, Toyota Lexus dan beberapa merek Toyota lainnya yang saat ini populer di pasar negara itu

Namun Djoko menegaskan, meski penarikan suatu produk tak selamannya akan berdampak positif. "Tergantung konteks dan cara penyelesaiannya,.Tapi, (dalam kasus Toyota) ini ada keluhan dan Toyota langsung bersikap proaktif, ini menunjukkan tanggung jawabnya atas keselamatan konsumen. Saya kira ini positifnya," tandasnya.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi