Honda CR-Z Jagoan Sport Hybrid
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 2 Oktober 2009 16:52 WIB
Koichi Kamoshida/Getty Images)

TEMPO Interaktif, Jakarta!-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } --> - Honda mengumumkan rencananya untuk memperkenalkan konsep terbaru Honda CR-Z pada hajatan Tokyo Motor Show 2009 yang akan berlangsung 24 Oktober – 4 November mendatang. Tak hanya pamer konsep, Honda juga menyebut akan memproduksi mobil pada Februari 2010 mendatang.

crzSejatinya, Compact Renaissance Zero atau CR-Z itu sudah lama dikembangkan oleh Honda dan konsepnya muncul pertama kali di public saat dipajang publik di hajatan Tokyo Motor Show 2007.

Bahkan, pada Juli (13/07) Chief Executive Officer (CEO) Honda Takanobu Ito di Tokyo, Jepang juga sempat menyebutkan rencana produksi produksi Honda CR-Z tersebut. Kala itu, Takanobu menyebut, rencana ini dilakukan sebagai bagian dari arah perubahan baru Honda dalam rangka memenuhi permintaan mobil hybrid yang terus meningkat.

Serangkaian rumor pun berkembang, menyusulnya. Di antaranya, mobil itu akan diproduksi secara masal dalam wujud sedan dengan tipe mesin bensin dan hybrid dengan kapasitas mesin 1.800 cc dengan daya 140 daya kuda.

Tetapi, kini setelah dua tahun, Honda nampaknya serius untuk memproduksinya dalam wujud mobil sport dan akan mulai diproduksi Februari 2010. Yang pasti, seperti dikutip worldcarfans.com, mobil ini selain dibekali mesin bensin 1.500 cc, empat silinder, juga dilengkapi mesin listrik, dengan transmisi manual enam percepatan.

Walhasil, tenaga yang dihasilkan maksimal namun emisi minimal serta hemat bahan bakar. Sedangkan untuk pengisian ulang batere energi listrik, mobil ini menggunakan sistem braking.

Menurut sumber Honda, mobil ini akan dipasarkan di daratan Eropa pada musim panas 2010 mendatang. Mobil sport itu, lanjut sumber tersebut, akan menjadi mobil sport hybrid atau mobil bensin listrik pertama yang memiliki sistem transmisi manual enam percepatan.

Eropa menjadi target utama pemasaran CR-Z sebab negara-negara di kawasan ini kini gencar mengurangi emisi gas serta konsumsi bahan bakar dari fosil. Namun, hingga kini belum ada informasi yang pasti tentang harga mobil tersebut.

 

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi