Kandungan Lokal Motor Honda Capai 98 Persen  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 28 Oktober 2009 14:45 WIB
TEMPO/Arnold Simanjuntak

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Astra Honda Motor (PT AHM), selaku produsen dan pemegang merek sepeda motor merek Honda di Indonesia, menyatakan kandungan lokal sepeda motor Honda yang diproduksinya kini mencapai 98 persen.

perakitan sepeda motor HondaKandungan lokal sebesar itu terdapat di varian sepeda motor bebek, yang merupakan varian paling banyak terjual.

"Untuk sepeda motor suktik (matik) sudah 97 persen, sedangkan motor sport saat ini mencapai 91 persen. Yang terang, peningkatan kandungan lokal ini merupakan komitmen kami untuk menyerap sebanyak mungkin suku cadang produksi vendor lokal," tutur Johannes Loman, Wakil Presiden Direktur PT AHM, di Jakarta, Rabu (28/10).

Johannes menambahkan, saat ini tidak kurang dari 500 vendor dan produsen suku cadang lokal yang memasok produknya ke PT AHM. Dia juga menyebut, jumlah tersebut berpotensi untuk bertambah seiring dengan pertumbuhan produksi yang terus meningkat serta semakin banyaknya tipe sepeda motor Honda yang diproduksi.

Diantara vendor dan produsen suku cadang yang bermitra dengan PT AHM adalah perusahaan skala usaha kecil dan menengah (UKM). "Kami terus mendorong kemampuan di sektor UKM komponen. Dengan semakin banyak produsen komponen yang berkerjasama dengan kami, maka semakin banyak tenaga kerja yang terserap di hulu industri sepeda motor. Itu komitmen kami," tandas Johannes.

PT AHM juga melakukan pembinaan kompetensi produsen skala kecil dan menengah tersebut, khususnya dalam hal mutu, kontrol, serta deliveri produksi agar memenuhi standar yang telah ditetapkan. "Peningkatan kompetensi itu akan menjadikan mereka lebih berdaya," imbuh Johannes.

Selain di sektor hulu, penyerapan tenaga kerja juga terjadi di sektor hilir yaitu melalui dealer penjualan serta jaringan bengkel resmi AHM. Hingga September lalu, PT AHM memiliki 4.000 unit dealer serta 16.000 unit bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS)

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi