Sedan Volvo Listrik Dipasarkan 2012
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 20 Desember 2009 14:52 WIB
.

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo mengumumkan varian sedan terbarunya yaitu Volvo C30 bertenaga listrik murni akan dipasarkan pada 2012. Namun, sebelum dilego mobil itu akan menjalani tes selama dua tahun mulai 2010. Rencananya, 16 Januari 2010 endatang model C30 itu diboyomg ke arena  pameran otomotif, Detroit Auto Show untuk diperkenalkan ke publik.

volvo listrik "Saat ini model Volvo listrik itu, saat ini telah berwujud model produksi yang sebenarnya dari sebelumnya yang hanya prototipe," ujar sumber Volvo dalam rilisnya yang dikutip motorauthority.

Disebutkan, untuk keperluan uji coba itu Volvo akan memproduksi 50 unit varian C30 itu dan akan diserahkan ke sejumlah pihak untuk diujicoba. "Dengan demikian, (Volvo Listrik) itu akan menjalani serangkaian uji coba oleh orang dengan beragam gaya hidup. Itu penting untuk penyempurnaan, karena kendaraan listrik (itu) memiliki karakter berbeda dengan kendaraan bermesin pembakaran konvensional," tutur sumber itu.

Tenaga listrik mobil ini disimpan dalam baterai Lithium ion seberat 280 kilogram. Baterai itu ditempatkan dibawah bonnnet (kap mesin) seperti halnya mobil bermesin konvensional. Namun, penempatan itu masih bersifat sementara. Pasalnya, masa uji coba itu juga bermaksud untuk mengetahui penempatan baterai yang paling tepat.

Ihwal baterai itu, Volvo menyebut memiliki kemudahan yang diberikan kepada konsumen yaitu cara pengisiannya yang tak harus di stasiun pengisian listrik. Baterai itu dapat diisi ulang melalui sumber listrik di rumah. Masa pengisian baterai tersebut membutuhkan waktu 8 jam.

Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini mampu melaju hingga kecepatan 150 kilometer per jam. Pada kondisi itu, kendaraan dapat diajak menjelajah sejauh 150km. Sementara akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat dicapai dalam hitungan 10,5 detik.

Namun sayang, hingga saat ini belum ada keterangan resmi ihwal harga maupun wilayah pemasaran mobil listrik tersebut.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi