General Motors Siapkan Chevrolet Spark Listrik
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Sabtu, 17 April 2010 21:48 WIB
Chevrolet Spark, City car baru yang akan diboyong PT GM AutoWorld ke Indonesia saat Indonesia International Motor Show 2010. (www.netcarshow.com)

TEMPO Interaktif, NewDelhi:Bagi pabrikan otomotif dunia, India merupakan pasar mobil kecil yang sangat potensial. Wajar, selain memiliki penduduk 1,1 miliar jiwa atau nomor dua terbesar di dunia setelah Cina, laju ekonomi India juga tumbuh diatas 6,5 persen. Malah tahun ini pemerintah negeri itu mematok angka pertumbuhan 7 persen.

India pun masuk dalam kategori 'emerging market countries' alias negara-negara yang pasarnya tengah berkembang, selain Brazil,dan Cina. Lantaran itu pula, banyak pabrikan otomotif menyerbu negeri ini untuk menjajakan mobil produknya, khususnya mobil kecil. Tak terkecuali General Motors (GM), pabrikan asal Amerika Serikat.

Setelah meluncurkan mobil mungil Chevrolet Spark, kini GM tengah menyiapkan Spark anyar bertenaga listrik untuk pasar India. Mobil kompak itu rencananya mulai dipasarkan awal 2011.

"Sesuai dengan jadwal proyek General Motors, kami menyiapkan e-Spark pada akhir 2010, dan akan meluncurkannya di pasar India pada kuartal pertama 2011," tutur Chetan Maini, Deputy Chairman Reva, seperti dikutip dari just-auto, Sabtu (17/4).

Untuk proyek ini, GM menggandeng perusahaan lokal Reva Electric Company. Seperti halnya Spark yang bermesin konvensional, Spark listrik itu juga diproduksi di pabrik perakitan GM di Talegaon di Pune, India."Secara konstruksi dan rancang bangun (mobil Sprak listrik itu -red) tak berbeda jauh dengan Spark konvensional,"

Sumber tenaga e-Spark berasal dari baterai listrik RECC EV yang menghasilkan dua tipe tenaga yaitu, Reguler dan Boost. Maini menyebut, e-Spark merupakan mobil listrik empat penunmpang pertama yang dipasarkan di India.

Namun sayang, hingga kini belum ada informasi lengkap ihwal spesifikasi mesin, fitur penunjang, hingga banderol harga Chevrolet Sprak listrik tersebut. Sumber di Reva, hanya menyebut mobil itu diperkirakan dibanderol US$15.000 atau sekitar Rp 135 juta ( 1dolar = Rp 9.000).

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi