Suzuki Bertekad Perbaiki Peringkat di Indeks JD Power  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 24 Mei 2010 21:10 WIB
PT. Suzuki Indomobil Sales, pemegang merek Suzuki di Indonesia, melakukan perombakan menajemen di enam posisi yang efektif per Januari 2010 ini. (www.netcarshow.com)

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mematok target bisa masuk ke jajaran industri yang paling memuaskan pelanggan versi Lembaga Konsultan Pemasaran JD Power atau JD Powers Customer Satisfaction Index pada 1-2 tahun mendatang.

Agen Tunggal Pemegang Merek Suzuki di Indonesia ini menilai pencapaian Suzuki di JD Powers Customer Satisfaction Index (CSI) 2009 belum mencapai harapan. “Diharapkan Suzuki dapat naik ke rata- rata industri pada JD Power CSI dalam 1-2 tahun kedepan,” ujar Endro Nugroho, Direktur Pemasaran PT SIS, di Jakarta, Senin (24/5).

Kini, selain memperluas jaringan, Suzuki juga melakukan tiga tiga hal yaitu standarisasi perbaikan operasional lapangan, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan performa penjualan dan bengkel.

“Tahun ini kami canangkan sebagai kebangkitan layanan purna jual Suzuki. Kami membenahi dan memperbaiki program pada aspek sumber daya manusia serta bisnis dan operasional bengkel resmi Suzuki,” papar Endro.

Saat ini, total bengkel resmi yang dimiliki Suzuki mencapai 180 unit yang terdiri 133 unit bengkel dengan fasilitas 3 S yaitu sales (penjualan), spare part (suku cadang) serta service (bengkel). Selain itu terdapat 47 unit bengkel 2 S yaitu hanya menyediakan layanan penjualan mobil dan penjualan suku cadang.

Endro menambahkan, untuk menjaring masukan dari konsumen, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar survei Suzuki Service Feedback Form (SSFF). Hasil survei itu akan digunakan PT SIS sebagai acuan untuk meningkatkan layanan purna jual.

“Harapannya dengan survei ini, kami akan mendapatkan masukan langsung dari konsumen, dengan demikian secara tepat akan dapat melakukan perbaikan pelayanan ke sumber permasalahan,” papar Endro.

Menurut dia, memiliki citra dan bersikap profesional merupakan hal yang wajib dilakukan oleh petugas di lini depan dalam melayani konsumen. Hal itu, lanjut Endro, bisa terwujud dengan melakukan perbaikan secara terus menerus atas dasar masukan dari konsumen.

"Selain itu, kami akan menyempurnakan lima langkah standar pelayanan yang sudah ada dengan mencanangkan standar pelayanan, sikap dan penampilan.Ini bertujuan menciptakan petugas di lini depan yang profesional, hangat, dan tanggap terhadap kebutuhan pelanggan," imbuh dia.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi