Super Hybrid Jaguar C-X75 Dibanderol Rp 9,9 Miliar  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 6 Mei 2011 21:55 WIB
Super Hybrid Jaguar C-X75 (autocar.co.uk)
TEMPO Interaktif, London - Produsen mobil mewah asal Inggris, Jaguar & Land Rover, hari ini, 6 Mei 2011, memastikan akan memproduksi mobil sport hybrid, Jaguar C-X75. Rencananya, mobil yang disebut bertenaga jet itu diproduksi pada 2013 dan dibanderol 700 - 900 ribu pound sterling atau sekitar Rp 9,9 - 12,7 miliar.

Seperti dilansir laman autocar.co.uk, Jumat, 6 Mei 2011, dalam memproduksi mobil super cepat itu, Jaguar menggandeng tim Williams F1. "Kesepakatan itu diumumkan di London pagi ini (Jumat 6 Mei 2011) oleh kepala eksekutif Tata Motors (pemilik Jaguar) Carl-Peter Forster dan Sir Frank Williams (bos tim Williams F1)," laman itu menulis.

Jaguar mengaku akan memproduksi mobil itu hanya 250 unit. Dari jumlah itu, 50 unit diantaranya merupakan versi balap. 

Hanya, hingga kini Jaguar belum secara resmi mengumumkan spefisikasi teknologi hybrid yang bakal disandang oleh mobil tersebut. Namun, beberapa sumber menyebut mobil itu bakal mengusung mesin konvensional 1.600 cc empat silinder dan sebuah motor listrik berkapasitas 140 kilo watt (kW).

Gabungan keduanya diperkirakan bakal menghasilkan tenaga hingga 1.000 daya kuda. Berbekal tenaga dari itu, Jaguar C-X75 mampu melesat hingga 330 kilometer per jam (kpj).

Pemimpin proyek Nigel Taylor, sebelumnya memperkirakan, Jaguar ini mampu berakselerasi dari 0 - 100 kpj hanya dalam tempo 3 detik saja. Sedangkan akselerasi 0 - 200 kpj dicapai dalam waktu 5 detik, dan 0 - 300 kpj dalam waktu 15,5 detik.

Menariknya, meski pengisian baterai hanya dilakukan sekali dalam waktu enam jam, namun mobil mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer (km). 

Bahkan, jangkauan mobil bisa diperpanjang menjadi 900 km. Hal itu berkat penggunaan mikro turbin gas yang bertugas mengisi baterai atau memutar langsung motor listrik. Dengan kata lain, turbin gas merupakan jantung dari motor listrik sumber tenaga setrum mobil tersebut.

Perangkat yang dikembangkan Jaguar bersama Bladon Jets, perusahaan spesialis rekayasa turbin gas asal Inggris itu, dipasang di keempat roda mobil.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi