Akhirnya Mobil Tanpa Sopir Ini Kecelakaan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 8 Agustus 2011 14:28 WIB
jalopnik.com

TEMPO Interaktif, California - Masih ingat mobil tanpa pengemudi berteknologi driverless ciptaan Google? Ya, dialah mobil Toyota Prius yang menggunakan teknologi terkini dari Google sebagai ganti seorang sopir.

Sebelumnya mobil itu telah menjalani tes beberapa kali dan aman-aman saja. Namun, seperti diwartakan laman jalopnik.com, Senin, 8 Agustus 2011, mobil itu mengalami kecelakaan. Peristiwa itu terjadi dalam sebuah perjalanan di dekat kantor pusat Google, di Mountain View, California, Amerika Serikat, pekan lalu.

Google memang belum memberi pernyataan resmi ihwal peristiwa tersebut. Namun Business Insider mengaku telah menghubungi sumber di Google.

"Keselamatan adalah prioritas utama kami. Salah satu tujuan kami adalah untuk mencegah benturan (kecelakaan) seperti ini, yang terjadi ketika seseorang mengemudikan mobil secara manual," ujar sumber tersebut.

Artinya, kecelakaan itu terjadi ketika kendaraan sedang dalam modus manual, bukan dalam kondisi mode self-driving.

Memang, pada gambar yang terekam jalopnik.com tidak ada kerusakan cukup berarti di bagian mobil. Begitu pula tidak ada korban luka atau jiwa pada peristiwa itu.

Namun, kasus itu dinilai sangat ironis. Pasalnya, mobil tersebut telah menjalani uji tempuh ratusan ribu kilometer.

Lebih dari itu, perusahaan mesin pencari di Internet itu juga mengklaim bahwa melalui bantuan teknologi itu pengemudi bisa leluasa melakukan kegiatan lain di sepanjang perjalanan. Urusan pengendalian mobil bisa diserahkan ke perangkat bantuan tersebut.

"Mereka bisa membaca teks, makan, atau bahkan merias diri saat di perjalanan dengan kondisi mobil tetap melaju di jalan," demikian bunyi pernyataan perusahaan itu.

Bahkan Google mengaku yakin dengan pemanfaatan teknologi itu akan mengurangi 1 juta kematian akibat kecelakaan lalu lintas saban tahun. Para ahli perusahaan itu juga telah melakukan serangkaian uji coba mobil tersebut dengan menempuh jarak 224 ribu kilometer.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi