Colorado #1, Produksi Pertama All New Chevrolet Colorado
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 9 Oktober 2011 21:30 WIB
Brad Merkel, Global Vehicle Line Executive for Midsize Trucks General Motors (kiri), Chief Engineer Roberto Rempel, dan President GM Thailand/SEA and Chevrolet Sales Thailand Martin Apfel saat peluncuran produksi pertama all-new Chevrolet Colorado di Rayong, Thailand. (Dok. GM)

TEMPO Interaktif, Rayong - General Motors melansir foto produksi pertama dari pikap mid-size All New Chevrolet Colorado yang diluncurkan di Rayong, Thailand, Jumat, 5 Oktober 2011 lalu. GM menamai pikap itu Colorado #1.

Dalam keterangan pers yang dilansir GM Indonesia, GM menyebutkan jika Colorado #1 merupakan varian tertinggi LTZ extended cab model dengan mesin baru 2.8-liter Duramax turbo-diesel.

Acara seremonial dihadiri GM Vehicle Line Executive for Midsize Trucks Brad Merkel, Chevrolet Colorado Chief Engineer Roberto Rempel, dan President GM Thailand/SEA and Chevrolet Sales Thailand Martin Apfel.

"Thailand adalah pasar pertama di dunia dimana all-new Colorado diperkenalkan. Hal ini menunjukkan langkah paling signifikan Chevrolet saat ini adalah pada segmen truk pickup mid-size," kata Martin Apfel.

GM memang tidak main-main dalam membangun Colorado. Terdapat 26 varian Colorado yang ditawarkan, mulai dari powertrain, kabin, dan ride height yang berbeda. Pikap ini ditawarkan dengan badan cabin single, extended dan crew dengan konfigurasi kedudukan yang tinggi dan rendah, serta konfigurasi two dan four wheel-drive.

Pelanggan juga dapat memilih antara dua mesin all-new Duramax turbo-diesel -- 2.5 liter dan 2.8 liter.

Mesin 2.8-liter memiliki tenaga 180 tenaga kuda (132 kW) dan torsi 470 Nm yang tersedia dalam transmisi otomatik enam-kecepatan. Pilihan lain dengan torsi 440 Nm yang menggunakan transmisi manual lima-kecepatan. Adapun mesin 2.5-liter memiliki tenaga 150 tenaga kuda (110 kW) dan torsi 350 Nm.

Bagaimana dengan Indonesia? GM Indonesia rencananya baru memasukkan model ini tahun depan.

RAJU FEBRIAN

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi