Senna dan Dana Siap Tampil Maksimal di Macau  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 10 November 2011 13:48 WIB
Senna dan Dana. (Istimewa)

TEMPO Interaktif, Jakarta - Dua pegokart muda Red White Racing, Yasuo Senna Iriawan dan Perdana Putra Minang, mengatakan siap tampil dengan penampilan terbaik pada putaran V final kejuaraan Asian Karting Open Championship (AKOC) di Macau, 10-11 Desember 2011.

Senna bertekad mempertahankan gelar juara junior AKOC yang diraihnya pada 2010. Tekad baja siswa kelas 3 SMP Highscope Indonesia ini bertambah setelah menjadi kampiun di putaran IV di Sirkuit Clark International Speedway, Filipina, akhir pekan kemarin.

Dengan hasil itu, atlet 15 tahun itu kini bertengger di posisi puncak klasemen sementara pegokart dengan 80 poin. Adapun posisi kedua ditempati pegokart Thailand, Sasakorn Chaimongkol, dengan 74 poin, Franco Reyes dan Estefano Rivera dari Filipina berada di urutan tiga dan empat dengan 71 poin dan 67 poin.

Hasil itu bertolak belakang dari perkiraan Senna setelah pada dua seri sebelumnya di Makau dan Filipina ia gagal memetik poin penuh. “Untuk bisa pertahankan gelar juara sepertinya berat karena poin saya sudah tertinggal jauh dari Sasakorn Chaimongkol (Thailand) dan Timothy Yeo (Malaysia),” kata Senna, Kamis, 10 November 2011.

Sukses Senna diikuti rekan satu timnya, pegokart yang mewakili Pemprov Sumbar, Perdana Putra Minang, yang juga tampil sebagai jawara di kelas Mini Rok kendati di babak prafinal hanya dia hanya mampu finish di posisi ketiga. Namun, ketika tampil di babak final, Dana berhasil finish di urutan pertama meski sempat mengalami masalah teknis pada waktu start sehingga harus start di posisi buncit.

Sama halnya dengan Senna, pegokart siswa kelas 4 SD Al Azhar Kelapa Gading itu juga membalap dengan sangat agresif, tapi tenang dan berhasil menembus garis finish pada urutan terdepan. “Saya sangat puas dengan penampilan Dana karena dia telah menunjukkan kemajuan yang sangat pesat, terutama dalam beradaptasi dengan sirkuit baru. Apalagi umurnya baru 10 tahun sehingga ke depan bisa menjadi ancaman serius peserta junior,” kata Stanley Iriawan, Manajer Red White.

Stanley berharap anak asuhnya bisa mengulang penampilan terbaiknya di Macau. “Dan menargetkan untuk merebut posisi klasemen umum kedua karena poin klasemen umum kelas Mini Rok (Veravich Wongsanganan dari Thailand) sudah tidak mungkin terkejar lagi,” klaim Stanley.

BAGUS WIJANARKO

#Islamic Solidarity Games | ISG

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi