Chevrolet All New Colorado Dibanderol Rp 265 Juta
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 6 Maret 2012 01:01 WIB
TEMPO/Kodrat Setiawan

TEMPO.CO, Bogor -PT General Motors Indonesia meluncurkan varian pikap kabin ganda All New Colorado. Kendaraan multifungsi yang diperuntukkan bagi konsumen urban dan industri ini dibanderol Rp 265 juta hingga Rp 343 juta.

Menurut President GM Indonesia, Marcos A Purty, Indonesia menjadi negara kedua di Asia Tenggara setelah Thailand yang menjadi pasar pikap All New Colorado. Sebagai prioritas, varian mini truk ukuran sedang ini diharapkan bisa menembus pasar industri khususnya sektor pertambangan dan perkebunan yang tengah tumbuh pesat di Indonesia.

"Selain industri sebagai tulang punggung, masyarakat perkotaan juga bisa menikmati pikap yang memiliki segudang fitur kenyamanan ini," kata dia dalam acara peluncuran All New Chevrolet Colorado, Senin malam, 5 Maret 2012.

Di Indonesia All New Colorado diluncurkan dalam tiga varian yakni Colorado Exetended Cab seharga Rp 265 juta, Crew Cab LT yang dibanderol Rp 323 juta serta Crew Cab LTZ seharga Rp 343 juta.

Semua varian ini menggunakan mesin Duramax Diesel 2,5 liter. Mesin ini bisa menghasilkan tenaga 150 Horse Power dengan torsi 350 Newton Meter. Torsi maksimum bisa diperoleh dalam putaran mesin 2000 rotasi per menit.

Setiap varian dibedakan berdasarkan fitur kenyamanan. Sebagai contoh, varian LT dan LTZ dilengkapi perangkat audio CD, USB, pengatur kaca spion luar, power window serta kantong udara ganda(dual airbag). Selain itu ada fitur untuk menyesuaikan kemudi (tilt steering) serta penyetel kursi elektrik. All New Colorado pun dilengkapi dengan transfer shift otomatis.

President GM Asia Tenggara, Martin Apfel, mengatakan, All New Colorado memiliki segala keunggulan Chevrolet yang selama ini dikenal sebagai produsen truk dan pikap. Kendaraan yang menelan biaya riset Rp 18 triliun ini sudah dipasarkan di 60 negara di seluruh dunia sejak 5 tahun terakhir. "Ini kendaraan paling mutakhir sepanjang sejarah 100 tahun Chevrolet," ujarnya.

FERY FIRMANSYAH

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi