Tata Motors Unjuk Gigi di Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: Rini Kustiani
Selasa, 11 September 2012 22:52 WIB
Managing Director Tata Motors,Ravi Kant saat konperensi pers di New Delhi, Rabu (03/09). Tata Motors membatalkan pembangunan pabriknya di Tim

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penghasil kendaraan asal India, Tata Motors, secara resmi mulai beroperasi di Indonesia.

Presiden Direktur PT Tata Motors Indonesia, Biswadev Sengupta mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat potensial untuk menjadi pasar otomotif. "Kondisi politik di Indonesia juga stabil ditambah pertumbuhan ekonomi juga terus tumbus, karena itu kami memutuskan untuk masuk ke Indonesia," ujar Biswadev di Jakarta, Selasa 11 September 2012.

Menurut Biswadev, Tata Motors rencananya juga akan membangun pabrik manufaktur untuk mendukung operasionalnya di Indonesia. Pabrik itu nantinya akan dikonsentasikan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. "Tapi saat ini kami masih mencari lokasinya, yang jelas ada di sekitar Jakarta karena harus dekat dengan pelabuhan dan bandara," katanya.

Biswadev masih enggan menjelaskan lebih detil soal rencana pembangunan pabrik Tata Motors dan nilai investasinya. Dia mengatakan investasi di Indonesia tidak akan jauh dari nilai investasi yang dikeluarkan di Thailand. "Untuk Thailand nilai investasinya US$ 50 juta," katanya.

Produsen yang terkenal dengan mobil termurah di dunia itu rencananya akan memasarkan 14 mobilnya di Indonesia. Pemilihan mobil itu disebutnya sudah dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia serta kondisi jalan yang ada. "Kami akan memasarkan mobil untuk penumpang dan mobil untuk kepentingan komersial seperti truk," ujarnya.

Biswadev menyadari ketatnya persaingan untuk memperebutkan pasar otomotif di Indonesia. Apalagi, kata dia, 90 persen pangsa pasar otomotif Indonesia masih dikuasai oleh produsen asal Jepang.

Meski begitu, Tata Motors disebut Biswadev belum akan melakukan operasional secara komersial pada tahun 2012 ini. Tata Motors saat ini disebutnya masih ingin untuk berkonsentrasi untuk membangun citra perusahaan di masyarakat Indonesia. "Nanti 2014 baru kami akan mulai operasional secara komersilnya," kata Biswadev.

Tata Motors merupakan anak perusahaan dari Tata Group yang memiliki kantor pusat di India. Kelompok usaha yang didirikan sejak tahun 1945 ini kini tercatat menjadi salahs satu kelompok usaha besar dunia dengan pendapatan usaha US$ 83,3 miliar tahun 2011 lalu. Tata Group juga dilaporkan memiiliki 400 ribu karyawan yang tersebar di seluruh dunia.

Tata Motors telah memproduksi mobil sebanyak 7,5 juta di India unit sejak tahun 1954. Perusahaan ini juga mengakuisisi dua produsen otomotif dunia, Jaguar Land Rover dan Daewoo.

DIMAS SIREGAR

Berita ekonomi lainnya:Berobat, Dahlan Iskan Tertahan di SingapuraSetelah Malaysia, Lion Air Bidik Negara LainKenaikan Tarif Listrik Diputuskan 17 SeptemberIndonesia Makin Tak mampu Bayar Utang Luar NegeriCina Miliki Surat Utang Amerika US$ 1,17 triliunSriwijaya Air Bangun Maskapai Bertarif MurahGaruda Indonesia Meraih Laba US$ 40,8 JutaSaham Intel Pimpin Penurunan Wall StreetTata Motors Terlambat Masuk IndonesiaBiofarma Bantah Inisiatif Bangun Pabrik Vaksin

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi