Volkswagen Bakal Bikin Mobil Murah
Reporter: Tempo.co
Editor: MC Nieke Indrietta Baiduri
Selasa, 9 Oktober 2012 15:19 WIB
Volkswagen (VW). REUTERS/Billy Weeks

TEMPO.CO, Frankfurt – Industri otomotif terkemuka asal Jerman, Volkswagen berencana untuk mengembangkan produk mobil murah. Menurut Bernd Osterloh, petinggi di perkumpulan pekerja Volkswagen, pengembangan mobil murah itu akan menembak segmen negara-negara berkembang.

“Mobil itu nantinya akan dijual dengan harga antara 5.000–10.000 Euro,” katanya kepada harian bisnis Handelsblatt, pekan lalu.

Osterloh mengatakan pasar penjualan mobil di sejumlah negara berkembang memiliki potensi yang sangat tinggi. Karena itu, dia mengatakan perusahaannya akan segera menggarap potensi tersebut dengan mengembangkan mobil murah. “Kami targetkan mobil itu bisa segera diluncurkan dalam waktu dua tahun,” ujarnya.

Volkswagen sedang merancang pengembangan mobil murah produksinya. Mobil murah itu kemungkinan tidak sepenuhnya rancangan yang baru. “Tidak perlu mengeluarkan investasi tambahan, karena mobil ini akan dirancang berdasarkan model yang ada,” kata Osterloh.

Handelsblatt juga melaporkan sejumlah tim ahli akan menemui Dewan Direksi Volkswagen untuk membahas skema pembuatan mobil murah tersebut. Pabrikan yang telah mengakuisisi produsen mewah Jerman, Porsche, itu kini membidik potensi besar mobil murah di negara berkembang. Soalnya, saat ini hanya beberapa pabrikan yang serius menggarap segmen tersebut.

Sejumlah pabrikan telah menunjukkan keseriusannya menggarap pasar mobil murah di Indonesia. Duet Daihatsu-Toyota sendiri telah melansir Ayla dan Agya yang merupakan kolaborasi ketiga dua raksasa otomotif Jepang itu. Kedua menyatakan akan menjual harga mobil murahnya itu dengan banderol Rp 75 juta–Rp 105 juta.

Pabrikan lain juga berancang-ancang memasarkan mobil serupa. Geely asal Cina juga sudah bersiap menjual mobil Geely Panda MT yang akan dilepas dengan harga Rp 98 juta. Tata Motors dari India juga sudah menyatakan kesiapannya untuk memasukkan mobil termurah di dunia, Tata Nano, ke Indonesia dengan perkiraan harga Rp 70 juta. Sedangkan pabrikan Jepang lainnya, Nissan, siap bersaing dengan mobil murah lainnya melalui Datsun.

Namun rencana seluruh produsen mobil itu masih belum bisa direalisasikan di Indonesia. Soalnya, pemerintah hingga kini masih belum mengeluarkabn regulasi yang mengatur soal keberadaan mobil murah ramah lingkungan itu (Low Cost Green Car). Saat ini, pembahasan regulasi LCGC itu sedang digodok oleh pihak Kementerian Keuangan sebelum disahkan oleh pemerintah.

HANDELSBLATT | GMANETWORK.COM | DIMAS SIREGAR

Berita Lainnya:Chrysler Tarik 44 Ribu TrukIni Daftar Harga Mobil Compact  Potensi Besar Pasar Compact Car  Seberapa Sering Idealnya Suami Istri Bercinta?Bagaimana Cara Diet Penderita Diabetes?Tomat Turunkan Risiko Stroke 

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi