Penjualan Mobil di India Anjlok 26 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Selasa, 12 Maret 2013 18:54 WIB
Tata Nano. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, New Delhi - Penjualan mobil di India pada Februari 2013 anjlok 26 persen atau penurunan terendah dalam 12 tahun. Deputi Direktur Jenderal Asosiasi Perusahaan Manufaktur Mobil India (SIAM) Sugato Sen, mengatakan penurunan itu disebabkan karena perlambatan pertumbuhan ekonomi India yang berdampak pada permintaan mobil. Penurunan pasar mobil di India sudah terjadi selama empat bulan berturut-turut.

Asosiasi memperkirakan tahun ini penjualan mobil akan turun seiring tingginya suku bunga dan naiknya biaya bahan bakar sehingga membuat calon konsumen menunda pembelian mobil. Pada Februari 2013, pasar mobil India tercatat sebesar 158.513 unit. Total penjualan 11 bulan untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2013 turun 4,6 persen dari periode yang sama tahun fiskal sebelumnya. “Tidak ada perbaikan sentimen pasar,” ujarnya Sen kepada Reuters 12 Maret 2013. Tahun ini ekonomi India diperkirakan melambat hanya tumbuh 5 persen atau merupakan yang terlambat dalam 10 tahun.

Asosiasi telah memangkas proyeksi pertumbuhan penjualan mobil tahun fiskal 2012-2013 menjadi hanya tumbuh 0-1 persen. Pemangkasan itu merupakan yang ketiga kalinya dari target awal bisa tumbuh 10-12 persen. Menurut Sen, penjualan mobil pada Maret ini jika tumbuh diperkirakan tidak akan mampu mengompensasi tren penurunan penjualan.

Bulan lalu, Menteri Keuangan India Palaniappan Chidambaram memberlakukan kenaikan pajak bagi mobil jenis sport utility vehicle (SUV). Dalam jangka pendek, permintaan mobil di India diperkirakan terdampak kenaikan pajak. Padahal permintaan mobil SUV di India sedang tumbuh. Kebijakan kenaikan pajak telah menuai protes dari pabrikan mobil setempat.

Senada pasar sepeda motor di India juga turun 4,5 persen menjadi 800.185 unit pada Februari 2013. Penjualan truk dan bus—sebagai barometer sehatnya ekonomi domestik—juga turun 11,1 persen menjadi 68.388 unit pada Februari 2013. Indeks sektor otomotif India turun 0,1 persen.

Pemimpin pasar mobil di India seperti Maruti Suzuki dan Tata Motors mulai merespons penurunan pasar dengan cara menunda produksi dan meluncurkan program pembelian bagi konsumen untuk memulihkan pasar. Pekan lalu, pabrik mobil super murah Tata Motors mengumumkan rencana untuk memberikan layanan kepada pelanggan bisa membeli mobil hanya dengan menggesek kartu kredit. “Faktor negatif menjadi lebih buruk,” kata pengamat otomotif dari LMC Automotive di Bangkok, Ammar Master.

REUTERS | FINANCIAL TIMES | ABDUL MALIK

Berita Lainnya:Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim SendiriPrabowo Akui Diam-diam Sering Bertemu SBY Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda 'Bisnis Mari Bergaul' Jadi Pintu Pencucian Uang Pekerja Ruko Bersyukur Kelompok Hercules Ditangkap

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi