Pasca Recall, Honda Ganti 'Spare Part' 25 Mobil  
Reporter: Tempo.co
Editor: MC Nieke Indrietta Baiduri
Selasa, 14 Mei 2013 13:37 WIB
New Honda CR-V (honda.co.jp)

TEMPO.CO, Bandung - PT Honda Prospect Motor menyatakan sudah mulai melakukan penggantian suku cadang atau "spare part" untuk kendaraan-kendaraan yang masuk daftar "re-call".

"Sekitar 25 mobil, kebanyakan CRV," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, saat ditemui di Padma Hotel, Senin malam, 13 Mei 2013.

Penggantian suku cadang untuk "airbag" mulai dilakukan Honda pada 10 Mei 2013. Ia menyebut yang masuk dalam daftar "re-call" adalah sedan Civic dan "sport utility vehicle" (SUV), CRV.

"Kebanyakan itu CRV," kata Jonfis. Para konsumen yang memiliki mobil dalam daftar "re-call", kata dia, bisa datang ke "dealer". Ia menjelaskan, "dealer" kemudian melakukan pemeriksaan suku cadang. Jika mobil yang dibawa konsumen masih menggunakan suku cadang lama, maka Honda akan melakukan penggantian.

Beberapa waktu yang lalu Honda juga menarik 370 ribu sedan lantaran masalah pada komponen airbag. Bantal pelindung benturan itu berpotensi mengembang dan meledak meski tidak terjadi tabrakan. Gelombang re-call kini melanda Honda Motors Co. Pabrikan mobil kedua terbesar di Jepang ini menarik 200 ribu mobil di seluruh dunia lantaran masalah pada komponen transmisi (shift interlock).

Situs The Detroit Bureau mengabarkan, penarikan atas 128 ribu Honda CR-V, 59 ribu minivan Odyssey, serta 17 ribu sedan Acura RDX. Recall kali ini merupakan pukulan bagi Honda, khususnya sub-merek Acura, yang baru saja meluncurkan varian terbaru sedan RDX.

Manajemen Honda mengatakan transmisi pada mobil-mobil tersebut berpotensi melonggar atau macet, terutama jika berada dalam cuaca dingin. Akibatnya, saat transmisi otomatis tersebut dipasang pada posisi park, mobil bisa nyelonong atau tiba-tiba mandek. Rem kendaraan itu pun bisa terpengaruh.

Namun, Honda mengaku belum mendapat keluhan atau laporan kecelakaan akibat masalah tersebut. Manajemen tengah melakukan penyelidikan sebelum kemudian melakukanrecall massal pada Mei 2013.

Kerusakan komponen menjadi masalah serius yang menimpa Honda beberapa waktu terakhir. Pada Desember 2012, Honda menarik 870 ribu minivan Odyssey lantaran masalah pada transmisi otomatis yang membuat mobil nyelonong tanpa kendali.

MARIA YUNIAR

Topik TerhangatPKS Vs KPK | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita Lainnya:Saksi Baru Fathanah: Dewi KiranaAsal-usul Nama Wiji Thukul   Dikunjungi Komnas HAM, Warga Sebut Jokowi Bohong   Menara Saidah Miring, Pemda Jakarta Ikut Salah

#Industri Otomotif
#PT Honda Prospect Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi