Lexus Incar Penjualan 650 Unit Tahun Ini
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Selasa, 16 Juli 2013 19:23 WIB
Lexus. quto.ru

TEMPO.CO, Jakarta - Lexus Indonesia meluncurkan satu lagi varian sport sedan dengan brand New Lexus IS 250. Head Office Lexus Indonesia Widyawati Soedigdo mengatakan, brand baru ini akan menjadi pilihan baru penikmat sedan sport tanah air. "Produk ini hadir untuk pembeli yang tahu mobil bagus," katanya dala, konferensi pers, Selasa, 16 Juli 2013.

Dia menjelaskan, New Lexus IS 250 menawarkan tampilan baru dengan sprindel grill pada bagian depan. Produk ini, kata Widyawati, ditawarkan bagi kalangan atas dengan harga Rp 950 juta. Dia menjamin pembeli akan merasa puas dengan tampilan mobil yang sporty namun tetap gagah. "Harga ini termasuk yang termurah," katanya.
Dalam varian ini, kata dia, Lexus tidak menarget penjualan. Sebab, pembeli Lexus umumnya tidak banyak. Produk ini rata-rata berpindah ke tangan konsumen sebanyak 3 unit per bulan. Cara penjualannya pun dilakukan dengan sistem pemesanan. Pembeli terlebih dahulu memesan produk baru kemudian didatangkan. Pemesanan juga bisa untuk warna baik interior dan eksterior. "Warna bisa dipesan dan tanpa tambahan biaya," katanya.
Namun, Widyawati yakin munculnya New Lexus IS 250 bisa mendongkrak penjulan Lexus. Tahun ini ditargetkan akan menjual produk sebanyak 650 unit. Jumlah ini sangat mungkin direalisasikan karena penjualan total semester satu sudah mencapai 309 unit.
Perinciannya, untuk kelas sedan Lexus LS sebanyak 38, Lexus GS sebanyak 9 unit, dan Lexus IS 1 unit. Sedangkan untuk kelas SUV, kata dia lagi, Lexus LX yang paling diminati. Jenis ini sudah terjual sebanyak 570 unit. Satu unit dibanderol dengan harga Rp 2 miliar. Sedang Lexus RX terjual sebanyak 138 unit. "Saya optimis target penjualan bisa tercapai. Total penjualan tahun lalu sebanyak 612 unit. Ini tanda positif," katanya.
Selain tampilan yang mewah, produk ini juga dilengkapi dengan sistem pomp up hood. Ini merupakan sistem pengaman yang memungkinkan tutup mesin terangkat setinggi 70 cm jika terjadi tabrakan. Sistem ini akan meminimalisir cedera pengendara. "Ini sistem yang diterapkan," katanya.
RAMADHANI
#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi