Porsche Yakin Penjualan 200 Ribu Tercapai di 2015  
Reporter: Tempo.co
Editor: Abdul Malik
Rabu, 12 Februari 2014 20:00 WIB
Sejumlah pekerja memeriksa mobil Porsche Macan usai diproduksi dalam sentuhan terakhir di pabrik Leipzig di Jerman Timur, (5/2). REUTERS/Tobias Schwarz

TEMPO.CO, Leipzig - Pabrikan mobil sport premium asal Jerman, Porsche Automobil Holding SE, optimistis tahun depan bisa membukukan penjualan mobil sport 200 ribu unit. Proyeksi itu lebih awal tiga tahun dari target yang dijadwalkan sebelumnya. CEO Porsche Matthias Mueller mengatakan untuk mencapai target tersebut, perseroan sedang menggenjot penjualan mobil jenis sport utility vehicle.

“Target itu bisa kami capai pada 2015 karena kami yakin pasar terus tumbuh,” ujarnya saat pembukaan pabrik di sebelah selatan Jerman, seperti dilansir Reuters, Selasa waktu setempat. (Baca juga : Mobil Pertama Porsche Ditemukan di Gudang)

Porsche awalnya menargetkan penjualan 200 ribu unit pada 2018, seiring target induk usahanya Volkswagen AG bisa menggusur Toyota dan General Motors sebagai produsen mobil terbesar tahun tersebut.

Porsche yang kini sahamnya dimiliki Volkswagen, mulai memasuki pasar segmen SUV kompak dengan mengandalkan model baru Macan. Kepala Penjualan Porsche, Bernhard Maier mengklaim angka pemesanan Porsche Macan telah terjual habis untuk masa delapan bulan diproduksi dan mobil itu dijadwalkan baru tiba di dealer Jerman pada 4 April mendatang. (Lihat juga : Penjualan Mobil Mewah Meningkat Pesat)

Di pasar SUV premium, Porsche Macan bersaing melawan BMW X3 dan Mercedes-Benz GLK. Berdasarkan hasil riset HIS Automotive, popularitas Porsche Macan akan mampu menggantikan kendaraan SUV Porsche lainnya yakni Cayenne sebagai model paling laris dijual tahun depan.

REUTERS | ABDUL MALIK

Terpopuler :Mobil Bobrok Ini Laku Rp 8,9 miliar  Februari, 3.000 Unit Mobilio Dikirim ke KonsumenToyota Tarik 1,9 Juta Unit Prius di Seluruh Dunia  Tahun ini Persaingan Pasar Otomotif Makin SengitPorsi Ekspor LCGC Ditambah hingga 30 Persen

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi