Toyota Kembangkan Charger Nirkabel Mobil Listrik  
Reporter: Tempo.co
Editor: M. Nur Rochmi
Jumat, 21 Februari 2014 10:43 WIB
Wakil Presiden Eksekutiv Toyota Motor Takeshi Uchiyamada dalam perkenalan sistim terbaru plug-in hybrid Toyota Prius di Tokyo (14/12). Mobil ini menggunakan baterai yang lebih baik dibanding Prius sebelumnya. AP/Koji Sasahara

TEMPO.CO, Jakarta - Pengisi daya alias charger nirkabel untuk ponsel pintar sudah banyak dipasarkan. Namun bagaimana dengan charger nirkabel untuk mobil listrik dan mobil hibrida? Toyota menggagas charger ini agar pengguna mobil listrik makin nyaman. Beberapa tahun ini, mereka bekerja sama dengan WiTricity dan Volvo mengembangkan charger nirkabel. (Baca: Mobil Hibrida Dinilai Cocok Jadi Mobil Masa Depan)

Sistem nirkabel ini akan memudahkan pengguna mobil listrik dan membuat pengisian daya makin efisien. Untuk mengisi daya Toyota Prius, hanya membutuhkan waktu 90 menit hingga penuh. Eric Giler, CEO WiTricity, percaya adopsi mobil listrik ini akan mengalami titik balik pada 2020. Maka, mereka akan segera merealisasikan charger ini segera. "Kami yakin pengisian nirkabel mobil listrik akan mulai produksi pada model keluaran tahun 2016," ujarnya, Kamis, 20 Februari 2014.

Menurut Manager Office Toyota Satoshi Ogiso, penelitian ini berawal dari permintaan konsumen agar pengoperasian isi daya Prius lebih nyaman. "Sebagai tanggapan, kami kembangkan sistem pengisian induktif tanpa direpotkan oleh kabel," ujarnya. Ada banyak tantangan agar isi daya nirkabel ini bisa diberlakukan. Di antaranya, desain mobil dan stasiun pengisian listrik harus diubah agar selaras dengan baterai

Toyota telah menjual 6 juta unit mobil hibrida dan listrik murni. Awalnya, Prius adalah perjudian Toyota di kelas hibrida. (Baca: Toyota Tarik 1,9 Juta Unit Prius di Seluruh Dunia)

Nur Rochmi | triplepundit

Baca Juga:Kenguru, Mobil Khusus Pemakai Kursi RodaEfek Kelud, Penjualan Motor Februari Bisa AnjlokPenjualan Motor Honda Turun 8 Persen Akibat BanjirMercedes-Benz GL 350 CDI Siap Tembus Pasar Lokal

 

#Industri Otomotif
#Toyota Astra Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi