Dari Cikarang, Kawasaki Bakal Ekspor 12.000 Unit
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Selasa, 8 April 2014 18:22 WIB
Kawasaki menawarkan dua pilihan warna Kawasaki Z1000. Warna hijau diual dengan harga Rp 272 juta, dan warna orange Rp 270 juta. asphaltandrubber.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kawasaki Motor Indonesia merencanakan mampu mengekspor 1.000-12.000 unit motor per tahun dari pabrik baru di Cikarang, Bekasi. Pabrik baru ini nantinya akan memproduksi empat model motor Kawasaki: Ninja RR Mono, KLX 150S, KLX150L, dan D-Tracker150.

"Dua jenis di antaranya, yaitu Kawasaki Ninja RR Mono dan KLX150L, akan diekspor ke Myanmar, Filipina, dan Malaysia," kata Presiden Direktur PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Yoshihiro Tanigawa di Cikarang, Selasa, 8 April 2014. (baca: Sehari Sebelum Pemilu, Kawasaki Resmikan Pabrik)

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor sepeda motor dan komponen pada 2103 mencapi US$ 564,42 juta, terdiri atas ekspor sepeda motor US$ 126,44 juta dan ekspor komponen US$ 437,98 juta. Selama periode 2009-2013, nilai ekspor sepeda motor dan komponennya mengalami pertumbuhan positif, masing-masing 39,42 persen dan 36,65 persen.

Negara tujuan ekspor sepeda motor dan komponen sebagian besar adalah negara-negara di kawasan Asia Tenggara: Singpura sebesar 30,22 persen, Filipina 15,50 persen, Thailand 11,53 persen, Malaysia 10,24 persen, dan Vietnam 8,10 persen. Sedangkan pangsa ekspor Jepang mencapai 5,83 persen dari total ekspor sepeda motor dan komponennya pada 2013.

Data dari ASEAN Automotive Federation (AAF), angka penjualan sepeda motor di Indonesia pada tahun lalu naik 9 persen atau 7,7 juta unit sepeda motor dibanding 2012, yakni 7,14 juta unit sepeda motor. Thailand menempati tempat kedua dengan angka penjualan 2 juta unit sepeda motor atau menurun 6 persen dibanding penjualan tahun sebelumnya, yaitu 2,1 juta unit. (baca:Skuter Naik Pamor, Pasar Motor Bebek Menciut)

Menteri Perindustrian Mohamad Suleman Hidayat berharap pabrik baru KMI dengan investasi US$ 102, 7 juta akan semakin meningkatkan kontribusi industri motor nasional terhadap perekonomian dalam negeri. "Saya berharap agar pembangunan ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan permintaan dalam negeri, tapi juga melakukan langkah terobosan untuk ekspor ke mancanegara," ujarnya.

 
#Industri Otomotif
#Kementerian Perdagangan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi