Pabrik Tutup, Stok Suku Cadang Chevrolet Cukup 10 Tahun  
Reporter: Tempo.co
Editor: Rachma Tri Widuri Staf Redaksi
Selasa, 10 Maret 2015 13:43 WIB
Dua model cantik berpose di depan mobil Chevrolet Spin pada pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JiExpo, Jakarta, 18 September 2014. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen otomotif Chevrolet menjamin tak akan ada kesulitan memperoleh suku cadang mobil produksinya di Indonesia, meski pabriknya di Bekasi sudah tutup. Direktur Layanan Konsumen Chevrolet Dadan Rahmadani memastikan hal tersebut. "Sesuai aturan, kami sudah menyiapkan persediaan suku cadang sampai 10 tahun setelah penutupan," kata dia kepada Tempo, Kamis, 5 Maret 2015.

Selain suku cadang, Dadan mengatakan, perusahaan juga sudah mendatangkan beberapa komponen lain seperti mesin dan lampu dari Malaysia, Thailand, dan Brasil. Dengan demikian Chevrolet yakin tak akan ada kesulitan untuk mendapatkan barang.

Dengan persiapan dan persediaan suku cadang begitu banyak, Dadan memastikan harga suku cadang tidak akan melonjak seusai penutupan pabrik. "Sama saja semuanya. Kami jamin. Konsumen tak perlu khawatir," kata dia.

Sekitar 42 dealer dan dua pusat layanan resmi Chevrolet pun akan tetap beroperasi seperti biasa. Dengan demikian, konsumen bisa tetap membeli dan memperbaiki mobil mereka. "Chevrolet akan tetap memberikan pelayanan terbaik," kata Dadan.

Pada 26 Februari lalu, PT General Motors Indonesia menyatakan bahwa Pabrik General Motors Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi, akan berhenti beroperasi mulai 30 Juni mendatang. Pabrik yang khusus memproduksi mobil Chevrolet Spin ini dinilai merugi. Pengeluaran perusahaan dianggap tak sepadan dengan volume penjualan mobil yang rendah. Akibat penutupan pabrik ini, sekitar 500 karyawan Chevrolet terkena imbasnya.

URSULA FLORENE SONIA

#Industri Otomotif
#General Motors

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi