Industri Tambang Lesu, Penjualan Truk Terpuruk  
Reporter: Tempo.co
Editor: Choirul Aminuddin
Kamis, 23 April 2015 14:54 WIB
Truk-truk penambang pasir di aliran Kali Gendol, Cangkringan, Sleman. TEMPO/Arif Wibowo

BISNIS.COM, Jakarta - Penjualan domestik kendaraan komersial khususnya truk sepanjang kuartal pertama tahun ini terpuruk. Dari seluruh merek yang mengisi tiga segmen truk hanya berhasil meraih penjualan 24.334 unit, lebih rendah 50,5 persen dari capaian periode sama tahun lalu sebanyak 36.639 unit.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan secara wholesales seluruh segmen, yakni truk ringan, sedang, dan besar mengalami penurunan tajam, lebih dari 30 persen.

Pada segmen truk ringan pada tiga bulan pertama tahun ini, pelaku industri menjual 20.163 unit, lebih rendah 31,4 persen ketimbang periode sama tahun lalu yang sebanyak 29.418 unit.

Begitupun segmen truk sedang. Penjualan dari Januari hingga Februari 2015 hanya tercatat sebanyak 2.266 unit, turun 40,1 persen dari hasil penjualan tahun lalu yang sebesar 3.785 unit.

Penurunan paling tajam terjadi pada segmen truk besar. Seiring lesunya sektor pertambangan yang merupakan pasar utama segmen ini, maka pelaku industri hanya bisa menjual sekitar 1.905 unit, jatuh sebanyak 44,5 persen dari capaian tahun lalu yang sekitar 3.436 unit.

#Industri Otomotif
#Gaikindo

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi