Untuk Genjot Penjualan, Honda Akan Tambah 200 Diler
Reporter: Tempo.co
Editor: Choirul Aminuddin
Rabu, 29 April 2015 14:46 WIB
Honda perkenalkan mobil terbarunya seri S660 mini sport saat perkenalanya di markas besarnya di Tokyo, 30 Maret 2015. Harga jual mobil Honda S660 bermacam-macam tergantung seri yang berkisar 1,98 juta hingga 2,38 Yen. REUTERS/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA—Untuk menggenjot penjualan ke depan, PT Honda Prospect Motor rencananya pada tahun fiskal 2015 akan memiliki 195 hingga 200 diler dan sub diler di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, dan sub diler di saat ini pihaknya baru memiliki 137 unit diler seluruh Indonesia. Penambahan jaringan tersebut tak terlepas dari ambisi HPM untuk memperluas pasar di Tanah Air.

Berkaca dari tahun lalu, penjualan mobil merek Honda memang mendulang pertumbuhan yang paling tinggi. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil Honda secara wholesales pada 2014 mencapai 159.147 unit, sedangkan tahun sebelumnya hanya 91.493 unit.

Padahal pada periode yang sama total pasar mobil nasional hanya mencapai 1,208 juta unit. Raihan itu menurun dari penjualan tahun sebelumnya yang mencapai 1,229 juta unit.

Pada kuartal I/2015 penjualan HPM mencapai 44.488 unit. Jumlah tersebut kembali mengalami pertumbuhan dari capaian pada peride yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 36.079 unit.

Penaikan penjualan yang dicapai HPM itu kembali bertolak belakang dengan pasar otomotif nasional yang pada kuartal pertama tahun ini membukukan penjualan 282.342 unit. Sedangkan kuartal pertama tahun lalu jumlahnya 328.500 unit.

Jonfis memang tidak mengatakan secara pasti target jangka panjang ingin diraih pihaknya. Akan tetapi dengan penambahan diler dia optimistis target penjualan tahun ini yang mencapai 175.000 unit akan terealisasi.

“Sampai tahun fiskal 2015 berakhir kami rencananya akan memiliki hingga 200 diler dan sub diler,” katanya kepada Bisnis, Minggu 26 April 2015.

Dia menuturkan, penambahan diler pun diperlukan untuk menyelaraskan perluasan jaringan dengan langkah pihaknya yang terus berinovasi melalui produk baru. Sebagai gambaran penjualan Honda tahun lalu melejit karena pabrikan Jepang tersebut mulai menggarap segmen low multi purpose vehicle.

Mobilio, andalan Honda di segmen tersebut, di tahun pertamanya dipasarkan itu sukses mendulang angka penjualan mencapai 79.288 unit. Jumlah tersebut setara dengan 49,8% dari total penjualan HPM.

Awal tahun ini, pertumbuhan penjualan Honda pun tak lepas dari kontribusi pendatang baru yaitu HR-V. Jumlah penjualannya pada kuartal I/2015 sudah mencapai 12.547 unit.

Raihan itu melampaui ekspektasi HPM karena awalnya Jonfis hanya menargetkan produk tersebut terjual 20.000 unit tahun ini. Jonfis menuturkan, karena pencapaian tersebut pihaknya akan merevisi target penjualan HR-V, tapi tidak dalam jangka waktu dekat.

Rekam jejak HR-V selama awal tahun ini pun berhasil mengungguli pencapaian Mobilio yang notabene kontributor utama HPM tahun lalu. Pada kuartal pertama tahun ini Mobilio hanya terjual 10.886 unit.

“Masalahnya bagaimana kita mencari konsumen baru, karena kami masuk ke segmen baru. Dengan perluasan jaringan kami harapkan banyak konsumen baru memilih Honda,” ujarnya.

Jonfis menambahkan, dalam melakukan penambahan jaringan HPM tidak memfokuskan di satu daerah tertentu. Pihaknya akan bergerak lebih lebar ke seluruh kawasan termasuk Papua. Tentunya dengan diler yang melayani penjualan dan layanan purna jual.

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi