Mobil MPV Ini Paling Disukai di Sulawesi Selatan
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Jumat, 8 Mei 2015 18:13 WIB
All New Toyota Avanza (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO.CO, Makassar - Toyota Avanza tipe G dengan mesin 1.300 cc bertransmisi manual menjadi kendaraan paling diminati konsumen di Sulawesi Selatan dibandingkan varian lainnya."Sekitar 40-50 persen penjualan Avanza berasal dari tipe 1.3 G, manual," kata General Manajer Penjualan Kalla Toyota, Tarsimin, di Makassar, Jumat, 8 Mei 2015.

Menurut Tarsimin, rata-rata penggemar konsumen Avanza di provinsi ini menyukai mobil transmisi manual karena mudah dikendarai. "Transmisi manual lebih mudah," kata dia. Selain itu, kondisi alam dan jalan di Sulawesi Selatan juga lebih cocok dengan kendaraan tipe manual.

Penjualan seluruh model Avanza di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 600 unit per bulan. Tahun 2014 penjualan mobil serbaguna (MPV) kecil  itu mencapai 6.066 unit, turun dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 8.699 unit.

"Penurunan penjualan mobil di Sulawesi Selatan pada 2014 jauh lebih besar dibandingkan penjualan secara nasional," kata Tarsimin. Karena itulah, lanjut dia, kondisi itu juga berdampak pada penjualan Avanza.

Secara nasional, menurut General Manager Perencanaan Perusahaan dan Humas PT Toyota Astra Motor (TAM) Widyawati Soedigdo, Avanza masih menjadi mobil terlaris di Indonesia dengan penjualan rata-rata 12 ribu unit per bulan. "Avanza tipe 1.3 G manual memang menjadi favorit di antara tujuh line up Avanza lainnya," ujarnya.

Tahun lalu penjualan Avanza secara nasional 162.070 unit atau menjadi pemimpin pasar segmen MPV kecil dengan pangsa sebesar 41,4 persen. 

Di tempat terpisah, PT Astra Daihatsu Motor berencana menginvestasikan sekitar Rp1,1  triliun guna mengembangkan produk baru yang diperkirakan akan mengaspal pada tahun depan. Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengungkapkan anak usahanya yakni PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tengah mengembangkan produk terbarunya yang akan dirilis pada tahun depan. Pengembangan produk diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp1,1 triliun. “Itu untuk pengembangan produk baru saja,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu merupakan komitmen dari Astra International untuk terus berinvestasi di Tanah Air. Di ADM, hingga kini Astra International menguasai sekitar 32 persen kepemilikkan saham. Produk baru tersebut merupakan segmen kompak. Selain itu, produk tersebut akan menyasar mobil berkapasitas mesin 1.000 cc hingga 1.500cc.

ANTARA | BISNIS.COM
#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi