Jaguar Land Rover Merancang Pendeteksi Kantuk
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Minggu, 21 Juni 2015 18:48 WIB
Mendiang Putri Diana, terlihat mengantuk saat berada dalam kunjungan resmi kerajaan di New Zealand, April 1983. Para anggota kerajaan pernah tertangkap kamera mengantuk di muka umum. Anwar Hussein/WireImage

TEMPO.CO, Jakarta - Jaguar Land Rover memulai penelitian dengan menggunakan gelombang otak untuk mendeteksi pengemudi yang mengantuk saat menyetir.

Produsen mobil mewah asal Inggris yang dimiliki orang India tersebut mengatakan, tim peneliti Mind Sense yang mencakup "ahli saraf terkemuka".

Menurut Car Advice, Minggu, 21 Juni 2015, mereka saat ini menyelidiki kemungkinan penggunaan gelombang otak untuk mengetahui tanda-tanda pengemudi yang mulai lengah.

Menurut perusahaan tersebut, otak manusia menghasilkan setidaknya empat gelombang pada frekuensi yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, komputer pada mobil dapat memantau gelombang ini dan mencari tahu apakah sopir sedang fokus, terganggu, melamun, atau mengantuk.

Setelah mobil menyimpulkan pengemudi sedang "melayang", mobil dapat memperingatkannya dengan menggetarkan pedal atau kemudi agar kembali fokus.

Jaguar Land Rover percaya metode pendeteksian gelombang otak dengan memasang sensor di kepala seseorang, tidaklah praktis.

Sebaliknya, perusahaan tersebut menggunakan teknologi yang saat ini digunakan oleh NASA dan tim Bobsleigh AS, dengan meletakkan sensor di setir mobil.

Selain itu, perusahaan ini juga sedang merancang "kursi kesehatan" untuk lini sedan XJ. Kursi berteknologi tinggi ini akan berfitur "sensor medis" untuk memonitor detak jantung dan pernapasan.

Kursi ini mampu mendeteksi tanda-tanda kesehatan yang melemah, serta menentukan apakah pengemudi dapat melanjutkan menyetir mobil. ANTARA

#Industri Otomotif

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi