Penjualan Mobil di Asean Periode Januari-Agustus Merosot  
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Kamis, 15 Oktober 2015 14:47 WIB
Julia Perez berpose di mobil mewahnya, Porsche Boxster, di Jakarta (4/5). Mobil senilai 2 miliar rupiah tersebut adalah hasil penjualan lagunya berjudul "Aku Rapopo". ANTARA/Teresia May

TEMPO.CO, Jakarta - Total penjualan mobil di negara-negara yang tergabung dalam Asean Automotive Federation pada periode Januari-Agustus 2015 hanya menapak 1,958 juta unit, menurun sekitar 7,7 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak  2,120 juta unit.

Mengutip data Asean Automotive Federation (AAF), dari segi penjualan ada tujuh negara yang tergabung dalam organisasi tersebut. Dilihat dari masing-masing negara, AAF mencatat penurunan penjualan terbesar sekitar 19,1% dialami oleh Indonesia yang pada periode tersebut membukukan 671.641 unit.

Sedangkan pada periode Januari-Agustus 2014 penjualannya mencapai 830.096 unit. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiarto angkat bicara perihal ini. Menurutnya, merosotnya pasar di satu negara tidak bisa sekadar dilihat dari besaran persentase penurunan penjualan.

Karena hal itu akan sangat bergantung dari besarnya total pasar, pendapatan perkapita penduduk serta pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. “Hal tersebut harus diperhatikan karena setiap negara berbeda-beda,” katanya, Rabu, 14 Oktober 2015.

Merosotnya penjualan Indonesia menjadi yang terbesar karena dua hal utama yaitu, pertama, penurunan ekonomi di Indonesia lebih besar dari negara lainnya. Meskipun dari rekam jejak yang ada, pertumbuhan ekonomi per tahun di Indonesia lebih besar dari beberapa negara.

Kedua, Indonesia pun mengalami depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat paling tinggi dibandingkan dengan negara Asean lainnya. Di sisi lain, penurunan penjualan kedua terbesar dialami Brunei yang  minus 17%. Penjualan negeri jiran itu pada Januari-Agustus 2015 hanya 10.026 unit dan pada kurun waktu yang sama tahun lalu 12.082 unit.

BISNIS.COM

#Industri Otomotif
#ASEAN

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi