Mobil Bertenaga Listrik Jadi Tren, Ini Penyebabnya
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Selasa, 20 Oktober 2015 12:10 WIB
Pabrikan mobil asal Jerman, Audi memperkenalkan R8 e-tron versi terbaru mobil sport bertenaga listrik. Mobil ini bisa melaju tanpa perlu dikendarai oleh sopir. digitaltrends.com

TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan tren tenaga listrik kian diminati produsen pembuat mobil. Upaya membuat kendaraan ramah lingkungan ini nyatanya mendapat sambutan yang positif sehingga menimbulkan beragam saingan untuk berlomba-lomba menciptakan mobil listrik terbaik.

Salah satunya produsen Tesla Motors yang secara resmi pada akhir bulan lalu meluncurkan model terbarunya jenis sport utility vehicle (SUV), Tesla Model X. Mobil ini diperuntukan bagi kenyamanan berkendaraan bersama.

Dilansir dari laman resmi teslamotors.com model X didesain dengan keamanan sebagai prioritas pertama. Kunci penting dari keamanan Model X adalah powertrain listrik yang berada di bawah bagian mobil.

Mobil ini juga tidak memberikan blok mesin kompres ke dalam kompartemen penumpang sehingga memberikan lebih banyak ruang pelindung bagi penumpang. Tesla juga dibekali beragam teknologi keselamatan aktif yang canggih. Misalnya sistem pengereman darurat otomatis sebagai standar mesin mobilnya.

Namun, ada juga sistem penghindaran inovatif yang menggunakan sensor untuk mendeteksi dan mengarahkan mobil menghindari dari tabrakan yang akan datang dari samping.

Mobil yang mengusung konsep all-wheel drive dan tersedia dalam dua varian, yaitu Model X P90D dan 90D. Untuk varian P90D dapat menempuh perjalanan 250 miles atau sekitar 400 km dengan akselerasi 0 sampai 60 miles per jam dalam waktu 3,8 detik. Sementara untuk 90D dapat menempuh perjalanan 257 miles atau sekitar 413 km.

Berdasarkan perbekalannya tersebut model X ini tampil unggul sebagai mobil listrik yang memiliki akselerasi tercepat. Selain itu mesin mobil ini dirancang dengan dua motor listrik yang dapat berjalan sampai 400 km dengan dukungan baterai 90 kWh.

Selain menawarkan kenyamanan dan kecepatan, Tesla Model X juga memberikan beragam fitur untuk penampilan yang mewah dan elegan. Seperti pada pintu depan Model X bisa dibuka ke samping, sementara pintu belakang bisa dibuka ke atas. Oleh Tesla, fitur ini diberi nama konsep sayap elang.

Selain kemewahan, fitur pintu di dalam kabin mobil pengendara juga bisa menentukan jumlah kursi yang akan disetel. Ada dua pilihan tata letak jumlah kursi pada interiornya, yaitu untuk enam kursi dan tujuh kursi.

Jika penumpang ingin masuk ke kursi baris ketiga, mereka cukup  menekan sebuah tombol pada kursi baris kedua. Maka secara otomatis kursi baris kedua ini maju untuk memberi ruang ke penumpang masuk ke kursi paling belakang.

Pendiri sekaligus CEO Tesla Motors, Elon Musk, pada laman reuters.com mengatakan bahwa dia bisa membuktikan mobil listrik bisa diterima dengan baik di pasar. Hal ini terlihat dari kesuksesan Model S sebelumnya.

Musk juga berharap mampu menjual mobil listrik Tesla hingga 55 ribu sepanjang tahun 2015 mendatang. Namun, mobil yang dijanjikan dapat melaju 60 Mph per 3,2 detik ini belum diketahui berapa harga pastinya.

Jika Anda sudah bermimpi untuk mendapatkan mobil canggih ini mungkin sudah bisa menyiapkan uang sebanyak 50 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,1 miliar. Harga yang diberikan ini dipastikan lebih murah dari seri sebelumnya.

Selain Model X, Tesla juga memiliki mobil listrik jenis sedan Model S dan mobil sport Roadster. Perusahaan ini sedang berjuang meningkatkan penjualan di tengah adopsi kendaraan listrik yang lamat secara global. Meski begitu Tesla telah menjadi pelopor untuk mobil listrik mewah yang memanfaatkan baterai.

BISNIS

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi