Airbag Bermasalah, AS Peringatkan 313 Ribu Pemilik Honda
Reporter: Tempo.co
Editor: Suseno TNR
Jumat, 1 Juli 2016 05:06 WIB
inflator air bag Takata

TEMPO.CODetroit - Pemerintah Amerika Serikat memperingatkan 313 ribu pemilik Honda dan Acura untuk berhenti mengendarai mobil tersebut sebelum memperbaikinya. Peringatan dari pemerintah Amerika itu dipicu oleh adanya tes baru yang menyatakan inflator airbag Takata benar-benar berbahaya.

Seperti dikutip dari kantor berita CBS, Jumat, 1 Juli 2016, The National Highway Traffic Safety Administration menyatakan terdapat kemungkinan sekitar 50 persen inflator airbag Takata dapat meledak saat terjadi kecelakaan dan melukai penumpang, bahkan penumpang di kursi belakang.

Menurut Menteri Transportasi Amerika Anthony Foxx kendaraan tersebut tidak aman dan perlu segera diperbaiki. "Warga sebaiknya tidak mengendarai mobil mereka, kecuali mereka telah pergi ke dealer dan memperbaiki kerusakan tersebut," ujar Foxx.

Honda mengklaim mereka memiliki suku cadang yang cukup untuk perbaikan airbag dari perusahaan selain Takata. Takata sendiri menggunakan amonium nitrat untuk mengembangkan airbag saat terjadi kecelakaan. Namun bahan kimia tersebut dapat bereaksi ketika terkena panas ataupun kelembapan udara yang tinggi.

Karena itu, inflator Takata dapat meledak jika terdapat tekanan yang begitu kuat. Ledakannya dapat menyebarkan pecahan-pecahan logam. Sebanyak 11 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka akibat masalah itu. Malaysia pun tengah menginvestigasi tiga warganya yang meninggal karena meledaknya inflator tersebut.

Adapun beberapa kendaraan yang dilarang dikendarai oleh NHTSA mencakup kendaraan yang telah diproduksi lebih dari 16 tahun, termasuk Honda Civic serta Accord keluaran 2001 dan 2002, Acura TL 2002 dan 2003, Honda Odyssey dan CR-V 2002, serta Acura CL dan Honda Pilot 2003. Kendaraan-kendaraan tersebut pernah di-recall oleh Takata pada 2008-2011.

CBS | ANGELINA ANJAR SAWITRI

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi