India Optimistis Kembangkan Bisnis Otomotif di Indonesia  
Reporter: Tempo.co
Editor: Grace gandhi
Rabu, 3 Agustus 2016 11:55 WIB
Produsen mobil asal India Tata Motors memperkenalkan mobil terbarunya yaitu Tata Indigo yang bermesin 1.400 cc ini di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013, Jakarta, (24/9). Mobil ini dijual dengan harga sekitar 92,4 juta rupiah. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - India, melalui Automotive Component Manufacturers Association of India (ACMA), badan tertinggi yang mewakili industri komponen otomotif India, optimistis terhadap pengembangan bisnis otomotif antara India dan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal ACMA Vinnie Mehta saat gelaran India Aftermarket Auto Show Buyers-Sellers Meet 2016 di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2016.

Mehta mengatakan acara ini menawarkan peluang besar untuk produsen otomotif India dalam memenuhi kebutuhan industri aftermarket Indonesia.

“Kami optimistis dan berharap hubungan ini akan bertahan lama di pasar otomotif,” kata dia. Vinnie menambahkan, hubungan ini juga membantu Indonesia untuk mendapatkan akses komponen superior dengan standard global. Selain itu, Indonesia juga akan mendapat harga kompetitif dari India.

Country Director Frost & Sullivan Indonesia Spike Choo berujar Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Indonesia tercatat menjual lebih dari satu juta kendaraan roda empat setiap tahun.

“Kami percaya akan ada banyak kesempatan potensial untuk kerja sama,” kata Choo. Menurut dia, kolaborasi antara pemain aftermarket otomotif India dan Indonesia sangat potensial.

Industri komponen otomotif di India mencatatkan keuntungan US$ 39 miliar pada periode April 2015 sampai Maret 2016. Angka tersebut tumbuh 8,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor otomotif mencapai US$ 11 miliar dengan 65 persen dari ekspor ke Eropa dan Amerika Utara.

Adapun India Aftermarket Auto Show Buyers-Sellers Meet 2016 merupakan gelaran pertama yang diadakan ACMA. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi peluang bisnis dan mengembangkan hubungan bisnis antara industri otomotif India dan Indonesia.

Selain pameran suku cadang, Aftermarket Auto Show Buyers-Sellers Meet 2016 juga mengadakan seminar tentang aftermarket otomotif Indonesia. Terdapat pula sesi jaringan bisnis antara pelaku industri dari Indonesia dan India.

BAGUS PRASETIYO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi