Trump Mengancam, BMW Tetap akan Bangun Pabrik di Meksiko
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Senin, 9 Januari 2017 10:11 WIB
BMW (BMW Blog)

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil Jerman, Bayerische Motoren Werke AG (BMW) tak takut dengan ancaman Presiden  Amerika Serikat terpilih, Donald Trumph. BMW tetap akan membangun pabrik baru di Meksiko.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump mengancam akan mengenakan pajak impor tinggi kepada perusahaan otomotif global yang berencana membangun pabrik di Meksiko lantas mengekspor mobil ke Amerika Serikat. Ancaman itu merupakan serangan terbaru kepada produsen otomotif global  yang memilih berinvestasi di luar Amerika.

Sebelumnya BMW mengumumkan  bahwa mereka siap menggelontorkan US$ 1 miliar atau Rp 13,4 triliun untuk membangun pabrik baru di Meksiko. Sementara sejumlah perusahaan otomotif global memutuskan untuk merelokasi pabriknya di Meksko dan meningkatkan investasi di Amerika Serikat.

Ian Robertson, Direktur Pemasaran dan Penjualan BMW mengatakan perusahaan tetap akan membangun pabrik baru di San Luis Potosi, Meksiko dengan nilai investasi US$ 1 miliar. BMW akan memproduksi tiga seri mobil mewah yang akan dipasarkan di kawasan Amerika Utara.

Baca Juga: Toyota Mau Bikin Pabrik di Meksiko, Trump: No Way!  Roberston menambahkan juga akan menggelontorkan duit untuk pembangunan pabrik di Carolina Selatan. Ini merupakan komitmen perusahaan otomotif Jerman itu sebagai eksportir mobil terbesar di Amerika Serikat.

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) pada Minggu 8 Januari lalu mengumumkan akan menggelontorkan US$ 1 miliar untuk memproduksi tiga model Jeep di pabrik mereka di Amerika. Perusahaan otomotif asal Italia ini juga memutuskan untuk merelokasi pabriknya di Meksiko ke Amerika Serikat.

Trump Minggu lalu melontarkan ancaman kepada General Motors melalui akun twitter resminya. Trump mendesak agar GM tidak memproduksi model hatchback Chevy Cruze di Mexico, atau akan dikenakan pajak besar. "Produksi di Amerika atau mau terkena pajak perbatasan yang besar," kicau Trump seperti dikutip dari BBC, Senin 9 Januari 2017.

Ancaman serupa juga ditujukan kepada produsen mobil terbesar di Jepang Toyota. "Toyota Motor bilang akan membangun pabrik baru di Baja, Meksiko, guna memproduksi mobil Corolla untuk Amerika Serikat. NO WAY! Bangun pabrik di Amerika atau bayar pajak perbatasan besar," cuit Trump via akun Twitter-nya.

Baca: Mitsubishi Hentikan Produksi Lancer, Simak Sejarah Suksesnya

Minggu lalu Forod membatalkan rencana untuk membangun pabrik di Meksko dengan nilai investasi US$ 1,6 miliar setelah mendapat kritikan dari Trump. Sebagai gantinya, Ford Sebagai gantinya, Ford akan mengalihkan investasi ke pabriknya Michigan.

Bos Ford, Mark Fields mengemukakan alasan pembatalan pembangunan pabrik di Meksiko lantaran menurunnya permintaan mobil bermesin kecil. Namun Fields tak menampik juga terkait kebijakan presiden terpilih Amerika Serikat itu. Ia menyebutkan kebijakan Trump akan ramah terhadap industri otomotif.

BBC|SETIAWAN ADIWIJAYA

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi