Ribuan Eksibitor Ikuti Pameran Karoseri
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Rabu, 25 Januari 2017 06:38 WIB
TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 1.100 perusahaan dari 30 negara akanmeramaikan pameran karoseri Indonesia International Bus Truck & Component Exhibition (IIBT 2017) dan pameran Kereta Api (RailwayTech Indonesia) yang akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 29 Maret-1 April 2017.

Simak: Mercedes-Benz Mulai Rakit New E-Class di Bogor

Baki Lee Direktur Global Expo Manajemen penyelenggara pameran tersebut mengatakan ribuan eksebitor tersebut mencakup pebisnis kendaraaan niaga dalam dan luar negeri yang bertindak sebagai pemasok industri utama, industri pendukung dan perusahaan yang menyiapkan teknologi dan inovasi kendaraan niaga.

BacaIni Prospek Pasar Kendaraan Niaga pada 2017

"Ada ribuan yang akan terlibat, termasuk dari luar negeri sebanyak 30 negara dalam even ini. Dari dalam negeri yang ikut berpartisipasi ada PT KAI dan Transjakarta," kata Baki Lee di Jakarta, Selasa 24 Januari 2017. Pameran  diharapkan bisa menarik 35 ribu pengunjung.

IIBT 2017 didukung oleh Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo), dan China Public Transport Association (CPTA).

Baca: Suzuki Ciptakan Pesaing Honda CBR dan Yamaha R15

Menurut Bakie Lee, pada pameran ini, industri karoseri juga ingin menunjukkan perkembangan bus-bus berstandar nasional. Selain itu juga  menjelaskan potensi transportasi massal pada tahun 2017 sejalan dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur. "Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan karoseri-karoseri bus yang ada di sini," ucap Baki.

Ketua Umum Askarindo Sommy Lumadjeng berharap, pameran ini bisa memajukan bisnis kendaraan niaga di Indonesia sekaligus menumbuhkan kecintaan dan budaya menggunakan transportasi umum. "Secara bisnis dan ide, pameran ini cocok untuk komersial," kata Sommy. "Harapannya ke depan kami ingin karoseri tetap eksis dan tidak kalah saing dengan negara tetangga."

ANTARA

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi